Cina sangkal Renault

Renault
Keterangan gambar, Renault dan Nissan menanam modal besar dalam mobil listrik

Cina menyangkal terlibat skandal spionase industri teknologi pembuat kendaraan Prancis Renault dan tuduhan membocorkan teknologi mobil listrik.

Skandal tersebut mengguncang Prancis setelah seorang anggota DPR minggu lalu mengatakan terdapat sejumlah bukti keterlibatan Cina.

Tetapi juru bicara departemen luar negeri Cina Hong Lei mengatakan pernyataan tersebut tidak bertanggung jawab dan tidak dapat diterima.

Dia mengatakan pemerintah telah melihat laporan tersebut dan menyatakan hal tersebut tidak berdasar.

"Kami sudah melihat laporan terkait," kata Lei.

"Dalam kaitannya dengan berita keterlibatan Cina, kami meyakini hal ini sangat tidak berdasar, tidak bertanggung jawab dan tidak bisa diterima."

Minggu lalu, politikus Prancis Bernard Carayon yang juga pengamat spionase industri mengatakan sumber-sumber yang dapat "dipercaya" menyebutkan adanya usaha mendapatkan sejumlah rahasia dari tiga eksekutif Renault.