Roket tanpa awak Jepang untuk pasok makanan ke orbit

Sebuah roket milik Jepang yang membawa beberapa ton bahan makanan diluncurkan menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional dari sebuah pulau terpencil di Jepang Selatan.
Roket itu meluncur tanpa awak dengan muatan enam ton bahan pangan, air, pakaian dan alat eksperimen.
Sebelumnya jepang sudah pernah mengirim roket serupa dengan tujuan yang sama dari pusat antariksa Tanegashima tahun 2009.
Wartawan BBC di Jepang mengatakan negara itu tengah membidik pangsa transpot antariksa setelah selesainya misi angkutan luar angkasa ulang-alik Amerika Serikat, Discovery.
Setelah sampai di stasiun luar angkasa, roket ini akan menjatuhkan barang bawaannya kemudian dimuati dengan material buangan sebelum akhirnya terbakar akibat memasuki atmosfer bumi saat kembali.
Roket "Kounotori (stork) 2" ini dijadwalkan sampai di stasiun luar angkasa Kamis depan menjelang peluncuran final pesawat ulang-alik Discovery pada tanggal 24 Februari.
Di stasiun itu astronot Jepang Satoshi Furukawa dijdwalkan akan tinggal selama enam bulan terhitung mulai bulan Mei.
Roket ini mulanya akan dilepas Kamis lalu namun ditunda akibat cuaca buruk.





























