Uni Afrika: Jalan keluar Pantai Gading

Sumber gambar, AFP
Uni Afrika membentuk satu panel yang terdiri dari para kepala negara negara untuk menemukan jalan keluar dari krisis politik di Pantai Gading.
Panel tersebut akan menghasilkan satu kesepakatan yang mengikat semua pihak dalam waktu satu bulan, demikian menurut presiden Mauritania.
Dunia internasional mengakui Alassane Ouattara sebagai pemenang pemilu presiden Pantai Gading, November lalu.
Namun Presiden Laurent Gbagbo menolak untuk turun setelah Dewan Konstitusi yang diketuai oleh salah satu sekutunya mendukung dirinya.
Uni Afrika sebelumnya mendukung Ouattara, yang menjalankan pemerintahan dari sebuah hotel di Abidjan dalam kepungan pasukan atas perintah Gbagbo.
Tetapi Presiden Uganda Yoweri Museni awal minggu ini mengatakan PBB seharusnya tidak terlalu cepat mengakui Ouattara.
Dewan perdamaian dan keamanan Uni Afrika bertemu di Addis Ababa, Ethiopia, Jumat lalu.
Solusi Afrika
Saat mengumumkan rencana Uni Afrika, presiden Mauritania, Mohamed Ould Abdel Aziz, mengatakan kepada para wartawan bahwa mereka menghadapi problem Afrika dan akan mencari jalan keluar sesuai dengan nilai keafrikaan.
Panel itu terdiri dari lima kepala negara, satu dari setiap kawasan di Afrika dan susunan anggotanya akan diumumkan dalam waktu 48 jam.
Salah satu tambahan pernyataan dari dewan perdamaian dan keamanan adalah menuntut penghentian pengepungan Hotel du Golfe dan mengakhiri semua tindak kekerasan terhadap penduduk sipil.





























