Inflasi di Cina meningkat

China market
Keterangan gambar, Kenaikan harga makanan memberi tekanan inflasi di Cina

Badan Statistik Cina mengumumkan angka inflasi negara itu melonjak 4,9% dibanding setahun lalu, meski sebelumnya telah menaikan suku bunga acuan sebanyak tiga kali dalam empat bulan terakhir.

Cina, dan negara Asia lainnya, saat ini memang tengah berupaya mengendalikan harga makanan yang meningkat sehingga mendorong tekanan inflasi, di Cina harga makanan pada bulan Januari naik hingga 10,3%.

Inflasi merupakan masalah utama bagi Cina, mengingat banyak keluarga miskin yang menghabiskan lebih dari penghasilannya untuk makanan.

faktor lain yang menambah masalah inflasi adalah kemarau yang melanda kawasan pertanian gandum, termasuk kenaikan harga internasional.

"Pemerintah Cina berjuang menghadapi semua masalah dari berbagai sisi, puncak inflasi kemungkinan masih akan terjadi,'' kata Jinny Yan, ekonom Standard Chartered

Analis juga mengatakan kalau peningkatan harga produsen juga menjadi masalah lain yang dihadapi Cina.

Inflasi harga produser berakselerasi di Januari menjadi 6,6% dari setahun sebelumnya, dan dibanding dengan 5,9% pada bulan Desember silam.

Dalam sebuah upaya untuk mengendalikan kenaikan harga ini, bank sentral pekan lalu menaikan suku bunga acuannya menjadi 6,06% dari 5,81%.

Sejumlah pengamat mengatakan biaya pinjaman kemungkinan akan meningkat dalam beberapa bulan mendatang.

"Tekanan inflasi masih sangat jelas terlihat,'' kata Jonathan Cavenagh dari Westpac di Singapore.

"Kemungkinan besar akan ada lagi kebijakan pengetatan yang dilakukan dalam beberapa bulan.''