Boeing menangi pengadaan pesawat AU Amerika

pesawat pengisi bahan bakar

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Boeing akan menyediakan pesawat pengisi bahan bakar bagi AU Amerika

Perusahaan pesawat asal Amerika Serikat, Boeing memenangi kontrak pengadaan alat militer terbesar sepanjang sejarah.

Boeing memenangi kontrak pengadaan 179 pesawat tanker pengisi bahan bakar untuk Angkatan Udara Amerika dengan nilai US$ 35 miliar.

Persuhaan pesawat asal Amerika ini berhasil mengalahkan pesaingnya perusahaan pesawat asal Eropa, EADS.

Kedua perusahaan tersu bersaing dalam sepuluh tahun terakhir untuk memenangkan kontrak pengadaan pesawat ini .

Dalam kurun waktu tersebut baik Amerika dan Uni Eropa saling melaporkan tuduhan pelanggaran yang dilakukan baik oleh Boeing maupun EADS ke WTO.

Baik Amerika maupun Uni Eropa saling menuding adanya subsidi ilegal yang diberikan baik kepada Boeing maupun EADS.

Belum final

Dalam periode selama sepuluh tahun terakhir itu pula upaya untuk menunjuka pemenang kontrak pengadaan pesawat pengisi bahan bakar itu selalu gagal.

Angkatan Udara Amerika sebelumnya berencana untuk mengganti armada pesawat pengsisi bahan bakar jenis KC-135 Stratotankers yang beberapa di antaranya sudah digunakan sejak tahun 1950.

Keputusan pemilihan Boeing ini masih belum final.

EADS masih punya waktu 10 hari untuk mengajukan keberatan atas putusan kemenangan itu lewat Kantor Urusan Akuntabilitas Pemerintahan (GAO) yang merupakan perpanjangan tangan dari Kongres yang mengurusi soal perselisihan kontrak pengadaan barang semacam ini.

GAO punya waktu 100 hari untuk memutuskan apakah Boeing layak memenangi tender itu atau tidak.

Jika GAO memutuskan bahwa kemenangan Boeing dalam kontrak pengadaan pesawat ini tidak bermasalah, hal tersebut akan menjadi berita menyenangkan bagi negara bagian Kansas dan Washington.

Kedua negara bagian tersebut akan mendapatkan sejumlah proyek pengerjaan pesawat dengan nilai yang sangat besar.