Bom bunuh diri di Afghanistan, 36 tewas

Sumber gambar, BBC World Service
Sedikitnya 39 orang tewas dalam serangan bom bunuh diri di pusat perekrutan militer di Kunduz, Afghanistan utara, kata para pejabat.
Lebih dari 40 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Pelaku meledakkan diri di tengah antrian pemeriksaan keamanan di pusat rekrutmen.
Di antara korban tewas adalah beberapa wanita dan anak-anak serta para pria yang ingin mendaftarkan diri.
Seorang pejabat militer mengatakan kepada BBC bahwa sejumlah tentara Afghanistan juga tewas dalam peristiwa ini.
Adapun seorang dokter di rumah sakit Kunduz mengatakan sejauh ini telah ada 33 mayat yang dibawa ke rumah sakit.
Sebagian korban luka dalam keadaan serius, tambahnya.
Serangan meningkat
Wartawan BBC di Kabul, Quentin Sommerville, melaporkan serangan terhadap pusat perekrutan militer ini bukan yang pertama.
Serangan bom bunuh diri hari Jumat lalu (11/3) di Kunduz menewaskan kepala kepolisian setempat, Abdul Rahman Sayedkhili.
Pelaku mengendarai sepeda motor dan meledakkan bom yang menewaskan Abdul Rahman Sayedkhili dan empat orang lainnya. Taliban mengaku bertanggungjawab atas serangan itu.

Sumber gambar, BBC World Service
Serangan bom bunuh diri juga terjadi bulan lalu yang menewaskan 30 orang di Kunduz.
Taliban telah memperingatkan warga agar tidak mengizinkan putra-putra mereka masuk ke militer.
Kepolisian dan militer Afghanistan mengalami perluasan cepat untuk mempersiapkan penyerahan kendali dari pasukan asing.
Pasukan asing dijadwalkan akan mengakhiri misi perang di Afghanistan pada 2014.
PBB mengatakan gerakan perlawanan telah mengubah taktik dan sekarang meningkatkan serangan terhadap warga sipil untuk menghalangi peralihan kekuasaan, lapor Quentin Sommerville.





























