Radiasi nuklir Jepang berbahaya

Sumber gambar, AP
Seorang pejabat senior Jepang menyatakan tingkat radiasi yang disebabkan oleh ledakan pembangkit nuklir sudah mencapai kondisi yang bisa mempengaruhi kesehatan manusia.
Sebelumnya, reaktor 2 di pembangkit nuklir Fukushima Daiichi kembali meledak atau ledakan yang ketiga dalam empat hari terakhir.
Kepala Sekretaris Kabinet Yukio Edano mengatakan ''Sekarang kami berbicara tentang tingkatan yang bisa mempengaruhi kesehatan manusia.''
Dalam sebuah pidato di televisi, Perdana Menteri Kan mengatakan ''Resiko lebih banyak radiasi lagi masih sangat memungkinkan.''
Dia menambahkan warga yang berada di 20km zona teluar untuk segera meningggalkan lokasi dan bagi yang tinggal didalam zona didalam 20km untuk tetap berada didalam ruangan.
Tingkat radiasi disekitar Fukushima dalam satu jam terakhir meningkat delapan kali dari batas aman jelas operator pembangkit nuklir Tokyo Electric Power Co (Tepco).
Tingkat radiasi meningkat jadi 8.217 microsieverts dalam sejam dari sebelumnya 1.941 tegas Tepco. Batas aman tahunan adalah sebesar 1.000 microsieverts.
Tingkat radiasi tertinggi tercatat Selasa (15/03) di selatan Fukushima, tulis kantor berita Kyodo.
Kedutaan Prancis mengatakan angin yang membawa radiasi tingkat rendah bisa sampai ke Tokyo dalam hitungan jam.
PM Kan juga mengatakan saat ini sebuah kebakaran juga terjadi di reaktor 4.
Tingginya tingkat radiasi ini membuat BBC dan sejumlah media internasional keluar dari kawasan bencana.





























