AS bantah persenjatai pemberontak

Obama

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Obama bantah persenjatai pemberontak tetapi mengaku memberi dukungan dalam bentuk lain

Presiden AS Barack Obama dalam sebuah wawancara dengan media di AS mengatakan Amerika tidak mempersenjatai para pemberontak yang ingin menjatuhkan Muammar Gaddafi.

Meski menyatakan tidak mempersenjatai tetapi Obama mengkonfirmasikan kalau Amerika memberi bantuan bagi oposisi Gaddafi berupa bantuan kemanusiaan, perlengkapan obat dan peralatan komunikasi.

Obama menekankan kalau aksi di Libia berbeda dengan apa yang terjadi Suriah dan negara lainnya dimana demonstrasi dibubarkan dengan kekerasan.

Dia mengatakan Libia memiliki ''kondisi yang unik'' sehingga sebuah koalisi bertindak atas dasar mandat PBB untuk ''menyelamatkan banyak jiwa,'' dan dia menambahkan kalau militer Amerika sudah cukup kewalahan.

Dalam wawancara itu Obama juga mengatakan kalau Gaddafi saat ini sudah dalam keadaan melemah dan akan segera turun.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe saat konferensi London mengatakan kalau Prancis dan koalisi siap berdiskusi terkait kemungkinan mempersenjatai pasukan pemberontak tetapi dengan syarat mendapat dukungan dari sebuah resolusi baru Dewan Keamanan PBB.

"Saya mengingatkan kalau ini tidak menggambarkan Resolusi 1973... jadi untuk saat ini Prancis setuju untuk membatasi penggunaan resolusi ini,'' katanya.

Bagaimanapun Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan meski sanksi PBB melarang untuk mengirim senjata ke Libia, tetapi larangan ini tidak lagi berlaku.

"Ini adalah pemahaman kami kalau resolusi Dewan Keamanan PBB 1973 memperbaiki atau mengesampingkan larangan mengirim senjata ke siapapun di Libia,'' katanya.

Sedangkan Menteri Luar Negeri Inggris William Hague kepada BBC mengatakan kalau Inggris tidak berencana untuk memberi bantuan persenjataan bagi pemberontak ''dalam bentuk apapun...untuk saat ini''.

"Fokus utama kami adalah mencoba untuk melindungi kawasan sipil dengan sejumlah tindakan yang telah dilakukan selama sepuluh hari terakhir ini,'' tambahnya.

Pemberontak mundur

Gaddafi Forces

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pasukan Gaddafi kembali kuasai kota Misrata

Dalam perkembangan lain, pasukan Gaddafi melancarkan serangan baru untuk memperkuat kawasan barat Libia.

Akibat serangan ini, ratusan pemberontak panik dan mundur dari kota Bin Jawad yang sebelumnya berhasil mereka kuasai, dan ada juga laporan mengenai pertempuran di kota Misrata, dimana pasukan pemerintah mencoba untuk merebut kembali kota tersebut.

Wartawan BBC dari Libia timur melaporkan kalau ini menjadi pembalikan yang luar biasa bagi para pemberontak.

Mundurnya mereka ini sangat signifikan sehingga menunjukan kalau pemberontak kehilangan peningkatan daya gerak setelah serangan koalisi yang membuat mereka bisa mengambil kota Ajdabiya, Brega dan Ras Lanuf.

Ini juga menggambarkan kalau pemberontak kehabisan persediaan dan organisasi yang melemah.

Sementara itu, di ibukota, Tripoli beberapa ledakan besar terdengar di dekat kediaman pemimpin Libia.

Seorang pejabat senior yang dekat dengan Kolonel Gaddfi mengatakan kepada BBC kalau dia pemerintah Libia bisa menerima pemisahan negara ini termasuk pembagian keuntungan minyak.