Serangan udara NATO tewaskan pemberontak Libia

serangan koalisi

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Serangan udara pasukan koalisi menghantam lima kendaraan milik pemberontak

NATO melakukan salah serang dengan menembaki iring-iringan pemberontak di dekat kota Brega di Libia timur dan menewaskan setidaknya 12 orang, termasuk tiga mahasiswa kedokteran.

Wartawan BBC yang telah mengunjungi lokasi serangan Nick Spingate mengatakan lima kendaraan terbakar dan di terdapat lubang bekas hantaman peluru di jalan.

Pemberontak menjadi sasaran serangan pada Jumat (1/4) malam setelah mereka dilaporkan mengeluarkan tembakan ke udara.

Beberapa laporan memperkirakan mungkin saja para pemberontak menembak ke udara untuk merayakan serangan terhadap pasukan yang setia kepada Kolonel Gaddafi.

Tawaran gencatan senjata

NATO mengatakan mereka sebisa mungkin akan melindungi warga sipil, namun berhak untuk membela diri bila diserang.

Pernyataan NATO juga mengatakan rincian dampak serangan yang salah ini sulit diverifikasi karena tidak ada sumber-sumber terpercaya di lapangan.

Dalam perkembangan lain, pemerintah Libia menolak tawaran gencatan senjata dari kelompok pemberontak.

Juru bicara pemerintah Moussa Ibrahim mengatakan gagasan pemberontak tak masuk akal.

Ia mengatakan pasukan yang setia kepada Gaddafi tidak akan pernah mundur dari kota-kota yang dikuasai pemberontak.

Ibrahim juga mengutuk serangan udara pasukan koalisi yang ia sebut sebagai kejatahan terhadap kemanusiaan.

Ia menambahkan serangan pada hari Kamis (31/3) menewaskan warga sipil.