Obama kunjungi Ground Zero

Sumber gambar, AFP
Presiden Amerika Serikat Barack Obama kunjungi lokasi serangan 11 September 2001 Ground Zero di New York, empat hari setelah pasukan komando AS menewaskan Osama.
Ground Zero adalah lokasi bekas menara kembar World Trade Center yang hancur setelah ditabrak dua pesawat yang dikuasai kawanan teroris.
Bin Laden diyakini adalah dalang serangan 9/11 tersebut dan juga banyak serangan terorisme lain.
Obama hari Kamis (5/4) meletakkan karangan bunga untuk mengenang 3.000 korban jiwa dalam serangan 9/11.
Dia juga berbincang-bincang dengan sebagian keluarga korban.
Sebelumnya, Presiden Obama mengatakan kepada para pemadam kebakaran New York: ''Ketika kita menyatakan kita tidak akan pernah lupa, kami benar-benar memegang kata-kata kami.''
Foto Osama
Kunjungan Obama tersebut berlangsung satu hari setelah dia menyatakan foto-foto jasad Bin Laden, tidak akan disebarkan kepada publik.
Pemimpin al-Qaida, Osama bin Laden, 54 tahun, ditembak mati oleh satu tim Navy Seal di Abbotabad, Pakistan utara hari Senin.
Jasadnya kemudian dikuburkan di laut dari sebuah kapal induk Amerika Serikat.
Dalam perkembangan lain, kepala urusan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa, Navi Pillay meminta pemerintah Amerika membeberkan seluruh fakta tentang tewasnya Osama bin Laden dalam operasi rahasia oleh militer AS.
Pillay mengatakan pengungkapan itu diperlukan untuk memastikan legalitas operasi.
Pillay mengatakan sang pemimpin al-Qaida memang telah menyatakan bertanggungjawab atas aksi terorisme yang mengerikan, tapi semua aksi kontraterorisme harus menghormati hukum internasional.
Sementara itu, kepala Gereja Anglikan, Rowan Williams, mengatakan pembunuhan orang tidak bersenjata menyisakan perasaan yang tidak nyaman.
Pada hari Rabu, lembaga HAM Amnesty International mengatakan pasukan khusus AS semestinya menahan Bin Laden hidup-hidup jika dia tidak bersenjata.





























