Cina jatuhkan denda terhadap Unilever

Sumber gambar, afp
Cina mendenda Unilever US$308 ribu karena mengeluarkan peringatan bahwa harga sebagian produk mereka akan meningkat.
Dewan Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) menyatakan komentar Unilever tentang kemungkinan kenaikan harga telah menciptakan "kekacauan pasar".
Cina dan Unilever berusaha keras mengatasi kenaikan harga komoditi, termasuk kenaikan harga energi dan pangan.
Unilever mengatakan akan mematuhi keputusan badan tersebut.
Perusahaan tersebut mengatakan kepada media Cina beberapa bulan lalu bahwa harga-harga harus dinaikkan, tetapi pejabat Cina mengatakan pernyataan ini memicu kepanikan.
NDRC juga mengatakan peringatan tersebut "meningkatkan kekhawatiran terhadap terjadinya inflasi di kalangan konsumen".
Cina, seperti juga pemerintahan lain, berusaha mengatasi inflasi.
Unilever yang menjual banyak produk, termasuk pembersih Cif dan teh PG Tips memperingatkan mereka tidak bisa menanggung beban kenaikan harga bahan dasar sehingga pihaknya harus meningkatkan harga jual.
Saingannya, termasuk Proctor & Gamble dan Kraft juga menyatakan hal yang sama.
Perusahaan-perusahaan ini semakin memusatkan perhatian kepada pasar seperti Cina agar tetap bisa tumbuh.





























