Presiden Iran: Israel ibarat sel kanker

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad kembali kecam kekerasan yang dilakukan Israel.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad kembali kecam kekerasan yang dilakukan Israel.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyebut Israel sebagai sebuah sel kanker yang harus dibuang.

Pernyataan ini dilontarkan Ahmadinejad setelah aksi penembakan yang dilakukan Israel di perbatasan menewaskan 12 orang warga Palestina.

Saat itu warga Palestina tengah berunjuk rasa menyatakan kedukaan mereka atas pembentukan negeri Yahudi, Israel.

"Seperti sebuah sel kanker yang menyebar ke seluruh tubuh. Rezim ini meracuni semua kawasan. Dia harus dibuang dari tubuh kita," kata Ahmadinejad dalam sebuah wawancara televisi.

"Saat Israel merayakan hari jadinya, banyak unjuk rasa di beberapa tempat yang diwarnai kematian. Ini menunjukkan siapa sesungguhnya Israel," tambah Ahmadinejad.

Sebelumnya, Ahmadinejad bahkan mengeluarkan pernyataan yang lebih keras yaitu menyerukan pemusnahan Israel.

Selain dilakukan warga Palestina, aksi unjuk rasa Minggu (15/5), warga Libanon, Suriah dan Gaza juga berunjuk rasa di perbatasan Israel.

Kondisi memanas di perbatasan Israel dan Suriah, saat ribuan pengunjuk rasa memaksa masuk ke Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang dikuasai Israel.

Akibatnya, militer Israel melepaskan tembakan ke arah massa yang kemudian menjadi sebuah insiden terburuk sejak gencatan senjata disepakati tahun 1974.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah akan mempertahankan perbatasannya dari kelompok-kelompok yang menginginkan kehancuran Israel.

Lebih 760.000 warga Palestina - kini berkembang menjadi 4,8 juuta jiwa - dipaksa meninggalkan tanah kelahirannya akibat pendirian negara Yahudi.

Berdasarkan data Badan PBB urusan Palestina di Jalur Gaza terdapat satu juta jiwa pengungsi, 750.000 orang di Tepi Barat, dua juta orang di Yordania, 475.000 orang di Suriah dan 400.000 orang di Libanon.