Kotak hitam Air France masih utuh

Sumber gambar, AFP
Mesin pencatat penerbangan pesawat Air Fance yang jatuh di Lautan Atlantik masih utuh dan bisa dibaca, kata tim penyelidik.
Mereka mengatakan bahan dari mesin perekam suara dan data, yang diangkat dari perairan di dekat Brasil, kini akan dianalisis.
Rekaman tersebut mencakup dua jam terakhir rekaman suara komunikasi kokpit.
Seluruh dari 228 penumpang dan awak pesawat tewas dalam bencana yang terjadi pada 1 Juni 2009 tersebut.
''Menyusul operasi untuk membuka, mengangkat, membersihkan dan mengeringkan memory card dari mesin perekam penerbangan, penyelidik keselamatan BEA bisa mengunduh data pada akhir pekan,'' kata badan penyelidik investigasi kecelakaan udara Prancis, BEA dalam pernyataan.
''Data yang diunduh itu menghimpun semua data dari mesin perekam data penerbangan, dan seluruh rekaman dua jam terakhir penerbangan dari mesin perekam suara kokpit,'' kata pernyataan yang sama.
Laporan siap 2012
Tim penyelidik juga mengatakan pengolahan semua informasi yang diperoleh dari mesin perekam suara kokpit dan data penerbangan akan memakan waktu beberapa bulan.
Laporan mengenai penyebab kecelakaan baru akan siap awal tahun 2012, meski laporan sementara akan diterbitkan pertengahan tahun ini, kata BEA.
Pesawat dengan nomor penerbangan AF 447 pada 1 Juni 2009 jatuh setelah mengalami badai dahsyat pada posisi yang sangat tinggi, empat jam setelah meninggalkan bandara Rio de Janeiro, Brasil ke Paris.
Awak dan penumpang pesawat berasal dari 30 negara, namun kebanyakan Prancis, Brasil atau Jerman.
Puing-puing pesawat tersebut ditemukan setelah operasi pencarian yang berlangsung lama di dasar laut dengan cakup seluas 10.000km persegi.





























