Ratu Inggris tawarkan simpati di Dublin

Ratu Elizabeth di Dublin

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Ratu dan Presiden Mary McAleese menorehkan simbol hubungan baru Inggris-Irlandia

Ratu Elizabeth II menyampaikan "perasaan tulus dan simpati mendalam" kepada para korban masa lalu kelam hubungan Irlandia dan Inggris.

Pada sebuah acara jamuan makan malam di Kastil Dublin, Ratu mengatakan dengan ungkapan bersayap "kita bisa melihat hal-hal yang kita harap bisa lakukan dengan cara berbeda atau tidak kita lakukan sama sekali".

Pidato diteruskan dengan pujian tentang "kebersamaan hubungan" yang kini tercipta antara dua negara.

Ratu tidak diharapkan akan menyatakan permohonan maaf, kata wartawan BBC untuk urusan kerajaan Nicholas Witchell, namun pidato itu menunjukkan Ratu "hampir" melakukannya.

Menurut Ratu Inggris terlama ini hubungan dua negara selama berabad-abad tidak "selalu penuh terus terang" atau "sepenuhnya mulus".

Nicholas Witchell mengatakan "ada rasa sedih dan sesal" dalam pidato itu, yang dianggapnya "merupakan ekspresi kuat, ekspresi pribadi sang Ratu" dan "harapan untuk benar-benar membuka lembaran baru".

Ratu berada di Kastil Dublin -yang dulu menjadi rumah penguasa Inggris- bersama suaminya Duke of Edinburgh dan memulai pidatonya dengan menggunakan sapaan berbahasa Gael, suku asli Irlandia.

Kenangan suram

Ratu Elizabeth adalah anggota monarki Inggris pertama yang mengunjungi Republik Irlandia.

Sebelumnya Ratu mengunjungi stadion olahraga Croke Park di Dublin, dimana 14 orang Irlandia tewas terbunuh oleh pasukan Inggris 91 tahun lalu.

Pada tanggal 21 November 1920, ditengah perang memperjuangkan kemerdekaan Republik Irlandia, 13 penonton dan seorang pemain sepakbola tewas ditembak tentara Inggris saat sedang mengikuti sebuah pertandingan.

Gardei, polisi Irlandia

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Lima orang penentang kunjungan Ratu ditangkap polisi Dublin

Pada hari yang sama sebelumnya, pasukan pembunuh kelompok IRA menembak mati 14 orang yang diduga sebagai mata-mata intel Inggris di Dublin.

Kenangan suram masa lalu ini membuat tidak semua warga Irlandia menyambut kunjungan Ratu dengan tangan terbuka.

Di dekat kastil tempat Ratu dijamu makan malam kenegaraan, pasukan polisi bentrok dengan peserta aksi protes yang menentang kunjungannya.

Anggota dari Gerakan Kedaulatan 32 county (32 CSM), bentrok dengan polisi di dekat Nicholas Street, lapor wartawan BBC, Ken Murray.

Lima orang ditangkap sementara polisi membetengi sekitar 50 anggota 32 CSM pada sebuah tembok bangunan.

Pada hari kedua kunjungannya ke Irlandia, Ratu juga meletakkan karangan bunga untuk menghormati para veteran Irlandia dari Perang Dunia I.