Jenderal Taiwan "dekat" dengan Cina

Lo Hsien-che

Sumber gambar, ap

Keterangan gambar, Lo Hsien-che, jenderal paling senior yang dituduh menjadi mata-mata sejak 1960-an

Jaksa militer telah mendakwa seorang jenderal senior Taiwan atas dugaan telah melakukan kegiatan mata-mata untuk Cina.

Departemen pertahanan menyatakan Mayor Jenderal Lo Hsien-che mulai memberikan data intelijen militer kepada Cina pada tahun 2004 dan dibayar US$ 150 ribu atau Rp 1,2 miliar.

Dia adalah perwira tertinggi Taiwan yang dituduh terlibat kegiatan mata-mata dalam puluhan tahun. Lo ditahan sejak bulan Februari.

Jaksa mengatakan mereka akan menuntut hukuman seumur hidup.

Lo diperkirakan direkrut Cina saat bertugas di Thailand diantara tahun 2002 dan 2005. Dia diangkat menjadi mayor jenderal setelah kembali ke Taiwan.

Pada saat ditangkap permulaan tahun ini, dia menjadi pemimpin kantor komunikasi dan informasi komando militer.

Rincian rahasia negara Taiwan yang duduga dibocorkan tidak diberikan.

Tetapi media setempat melaporkan Lo membocorkan informasi jaringan komando, komunikasi dan pengawasan terpadu yang sedang diciptakan Taiwan dengan Amerika Serikat.

Merusak nama baik

Departemen pertahanan Taiwan mengatakan kegiatan Lo merusak kepentingan dan keamanan Taiwan, serta sangat mempengaruhi nama baik dan semangat korps militer.

Jaksa pada mulanya menuntut hukuman mati, tetapi sekarang sepertinya kemungkinan akan menghendaki penjara seumur hidup, karena Lo telah mengaku dan menyerahkan dana yang diterima, kata wartawan BBC Cindy Sui di Taipei.

Kasus ini mengejutkan Taiwan, lapor wartawan kami.

Para pengamat memandang dugaan hubungan dengan Cina dan kenyataan bahwa diperlukan beberapa tahun untuk mengetahuinya menunjukkan adanya celah dalam sistem keamanan Taiwan.

Hubungan Cina dan Taiwan tegang sejak tahun 1949 ketika pulau tersebut memisahkan diri dari Cina daratan di akhir perang saudara.