DNA Strauss-Kahn ada di baju korban

Dominique Strauss-Kahn
Keterangan gambar, Strauss-Kahn pernah disebut-sebut lawan kuat Nicolas Sarkozy di pemilihan presiden Prancis.

DNA mantan direktur IMF, Dominique Strauss-Kahn, ditemukan pada pakaian staf hotel yang menuduh dia melakukan kekerasan seks terhadap dirinya, kata media Amerika.

Laporan-laporan media yang belum dikukuhkan tersebut mengutip sumber-sumber yang dekat dengan penyelidikan atas kasus kekerasan yang ditudingkan kepada Strauss-Kahn.

Penelitian forensik terhadap kamar hotel tempat Straus-Kahn dituduh mencoba memperkosa si karyawati hotel, belum dilaksanakan.

Strauss-Kahn sendiri membantah semua tuduhan dan mundur dari posisi pimpinan Dana Moneter Internasional (IMF) pekan lalu untuk membela diri.

Dia harus menjalani status sebagai tahanan rumah di sebuah apartemen di New York, setelah hakim mengabulkan permohonan pembebasan dengan jaminan $1 juta pekan lalu.

Tes lanjutan

Laporan-laporan tentang sampel DNA disiarkan setelah aparat penegak hukum menganalisis pakaian kerja karyawai hotel yang mengatakan dia diserang oleh tersangka di hotel mewah Sofitel di dekat Times Square, New York, pada 14 Mei.

Polisi dan jurubicara pengadilan menolak mengukuhkan laporan yang dilansir oleh beberapa media termasuk kantor berita Associated Press dan stasiun televisi ABC News.

Tim penyelidik dilaporkan melakukan tes lanjutan terhadap beberapa sampel yang diambil dari karpet dan permukaan lain di kamar hotel yang disewa Strauss-Kahn.

Strauss-Kahn, warga Prancis berusia 62 tahun, dijerat dengan tujuh butir dakwaan.

Si penuduh, imigran dari kawasan Afrika Barat, mengatakan bahwa Strauss-Kahn mendatangi dirinya setelah dia masuk ke kamar hotel yang dia pesan dengan tujuan melaksanakan tugas untuk membersihkan ruang tersebut.

Tim pembela Strauss-Kahn diperkirakan akan berdalih bahwa kontak seksual memang terjadi, tapi dilakukan atas dasar suka sama suka.