Fifa beri PSSI deadline 30 Juni

Agum Gumelar dipercaya mengetuai Komite Normalisasi PSSI setelah terjadi kemelut organisasi

Sumber gambar, PSSI

Keterangan gambar, Agum Gumelar dipercaya mengetuai Komite Normalisasi PSSI setelah terjadi kemelut organisasi
    • Penulis, Yusuf Arifin
    • Peranan, BBC Indonesia
  • Waktu membaca: 1 menit

Indonesia diberi kesempatan oleh Fifa untuk menggelar lagi Kongres PSSI paling 30 Juni, kata Ketua Normalisasi Agum Gumelar usai bertemu para pejabat Fifa di Zurich Swiss, hari Senin (30/5).

Batas waktu itu direkomendasikan oleh Fifa kepada sidang executive committe badan sepakbola dunia.

Menurut Agum, rekomendasi itu telah dikukuhkan oleh sidang exco hari Senin.

Ketika dihubungi BBC Senin malam waktu Swiss, Agum juga mengatakan jika hingga batas waktu 30 Juni, PSSI tidak juga berhasil mengadakan Kongres, maka Indonesia bisa dijatuhi dijatuhi sanksi oleh Fifa.

''Ini last chance-lah [kesempatan terakhir] kepada Indonesia,'' kata Agum Gumelar.

Salah satu misi kedatangan Agum ke Zurich adalah melobi agar FIFA tidak menjatuhkan sanksi atas kegagalan kongres tanggal 20 Mei di samping untuk melaporkan kegagalan penyelenggaran kongres itu sendiri.

Agum yang diserahi tanggung jawab untuk menyelenggarakan kongres terpaksa menutupnya tanpa keputusan setelah menganggap situasi terlalu berbahaya dengan keributan yang terjadi di kalangan pendukung Arifin Panigoro dan George Toisutta, dua calon yang dikatakan tidak diperbolehkan mencalonkan diri sebagai ketua PSSI oleh FIFA.