Pakistan selidiki video pembunuhan

Sumber gambar, none
Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani memerintahkan penyelidikan pembunuhan seorang pemuda oleh milisi yang sempat direkam.
Rekaman video memperlihatkan Sarfaraz Shah memohon untuk dibiarkan hidup sebelum ditembak mati milisi di Karachi.
Kelompok The Rangers mengatakan pemuda tersebut tertangkap basah berusaha merampok seseorang. Keluarganya menyangkal tuduhan ini.
Video dari Karachi yang disiarkan televisi Pakistan dipandang terlalu menakutkan untuk ditonton.
Pemuda dengan t-shirt hitam diseret dengan menarik rambutnya di taman umum oleh pria berpakaian sipil.
Dibiarkan mati
Dia dibawa ke kelompok Sindh Rangers, kelompok milisi yang memakai seragam dan bersenjata.
Pemuda yang sepertinya tidak bersenjata tersebut memohon untuk dibiarkan hidup sementara salah satu anggota milisi mengarahkan pistol ke lehernya.
Tidak lama kemudian Sarfaraz ditembak dua kali dari jarak dekat, mengenai pahanya. Pemuda tersebut terlihat kesakitan di tanah, terluka parah dan meminta ampun.
Anggota milisi tetapi mengelilinginya dan tidak membantu. Dia kemudian tewas karena lukanya.
Tidak jelas siapa yang merekam video yang berulang kali disiarkan televisi Pakistan tersebut. Sejumlah laporan mengisyaratkan juru kameranya sekarang menyembunyikan diri.
Kejadian ini memicu desakan sejumlah politikus yang mendesak anggota milisi diadili.
Peneliti Human Rights Watch Ali Dayan Hasan mengatakan pembunuhan ini "merupakan bukti aksi kekerasan militer, milisi dan badan sipil Pakistan".





























