Vietnam latihan militer di Laut Cina Selatan

Angkatan Laut Vietnam

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Anggota AL Vietnam terlihat mengangkat peralatan ke kapal yang baru saja tiba di kepulauan Spratly

Vietnam mulai mengadakan latihan dengan menggunakan peluru tajam di Laut Cina Selatan Senin (13/06) ditengah ketegangan dengan Cina karena memperebutkan kawasan laut ini.

Seorang pejabat angkatan laut Vietnam mengatakan latihan "rutin" ini dilangsungkan sekitar 40 km dari lepas pantai provinsi Quang Nam, diluar daerah kawasan laut yang dipersengketakan.

Tahap kedua dari latihan ini akan diadakan malam hari; kapal-kapal yang melalui wilayah ini diperingatkan agar tidak mendekati kawasan ini.

Media pemerintah Cina mengecam latihan ini sebagai unjuk kekuatan militer untuk menantang Beijing.

Latihan ini berlangsung hanya beberapa hari setelah terjadi peningkatan ketegangan seputar persengketaan soal batas laut antara Cina dan Vietnam.

Laut Cina Selatan termasuk rute-rute penting perkapalan dan mungkin mengandung kekayaan gas dan minyak.

Vietnam bulan lalu menuduh Cina memotong kabel-kabel eksplorasi sebuah kapal survei minyak.

Dalam insiden serupa minggu lalu, Vietnam mengatakan kapal nelayan Cina "secara sengaja menabrak" kabel-kabel eksplorasi kapal-kapalnya yang lain.

Cina mengatakan kapal-kapal nelayan miliknya dihalau oleh kapal-kapal bersenjata milik Vietnam bersenjata dalam insiden Kamis lalu.

Kementrian luar negeri Cina mengatakan jaring ikan salah satu kapal nelayan Cina terkait dengan kabel-kabel kapal penjelajah minyak Vietnam yang beroperasi secara ilegal di kawasan itu dan ditarik selama lebih dari satu jam sebelum akhirnya dilepas.

Cina menuduh Vietnam "melanggar secara sengaja" kedaulatannya dan memperingatkan Vietnam untuk menghentikan "segala kegiatannya sifatnya menyerang".

'Sanksi resmi'

Koresponden BBC untuk kawasan Asia Tenggara Rachel Harvey mengatakan latihan militer ini biasanya tidak diumumkan secara besar-besaran sebelum diadakan dan pemilihan waktunya sangat sensitif.

Seorang pejabat angkatan laut Vietnam mengatakan berbagai "latihan tahunan rutin" ini "tidak ada hubungannya dengan insiden baru-baru ini yang melibatkan Cina".

Bagian pertama dari latihan selama sembilan jam ini berlangsung di pulau tak berpenghuni Hon Ong - yang terletak di wilayah perairan Vietnam.

Tahap kedua yaitu latihan dengan menggunakan peluru tajam selama enam jam akan berlangsung malam hari, demikian penjelasan resmi Angkatan Laut Vietnam.

Cina tidak mengeluarkan komentar resmi mengenai latihan AL, tetapi satu koran milik Partai Komunis Cina, the Global Times mengatakan latihan ini adalah "sebuah unjuk kekuatan militer untuk menantang Beijing".

Beberapa demonstrasi berlangsung di Hanoi untuk kedua kalinya akhir pekan ini, menuntut Cina agar keluar dari perairan Vietnam.

Biasanya pemerintah Vietnam yang komunis tidak mentolerir unjuk rasa tetapi pemerintah tampaknya membiarkan demonstrasi terkait sengketa Laut Cina Selatan.

Cina terlibat sengketa perbatasan laut dengan beberapa negara.

Filipina, Malaysia, Brunei dan Taiwan juga mengklaim kawasan Laut Cina Selatan.

Amerika Serikat juga sudah mengungkapkan kekhawatiran melihat ambisi Angkatan Laut Cina yang semakin meningkat.