Obama dan Kongres belum sepakat soal anggaran

Sumber gambar, AFP
Pembicaraan di Gedung Putih guna menghentikan kebuntuan dalam penyusunan anggaran tidak mencapai kesepakatan.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama 90 menit antara Presiden Barack Obama dengan pemimpin Kongres itu kedua belah pihak belum menyepakati soal program anggaran usulan Obama yang disebut bisa memotong hutang nasional sebesar US$4 triliun.
Tetapi Partai Republik menolak usulan yang berisi peningkatan pajak tersebut, sementara Demokrat juga menolak pemotongan anggaran pelayanan publik.
Pertemuan ini berlangsung tiga minggu sebelum AS mengalami resiko gagal bayar hutang, jika anggaran federal tidak disetujui.
Obama sebelum pertemuan mengatakan kalau kesepakatan dibutuhkan.
Pertemuan yang diikuti oleh delapan pimpinan Senat dan pemimpin Parlemen di Ruang Kabinet ini merupakan pertemuan yang tidak biasa di hari Minggu.
Saat pembicaraan tengah berlangsung, Obama sempat ditanya apakah Gedung Putih dan Kongres bisa ''bekerja selama 10 hari''.
"Kita harus,'' jawabnya.
Meski tidak mencapai kesepakatan tetapi keduabelah pihak setuju untuk kembali bertemu.
Ancaman krisis

Sumber gambar, PA
Juru bicara Republik, John Boehner, mengatakan dia sepertinya tidak terlalu ambisius kalau target pemotongan hutang sebesar US$4 triliun tersebut akan tercapai.
Dia mengatakan paket pengurangan hutang yang paling realistis adalah sebesar US$2 triliun.
Gedung Putih sendiri menyatakan Obama bersikeras untuk melakukan pemotongan yang lebih besar.
"Dia adalah orang yang tidak akan menyerah dalam pertarungan sengit,'' kata kepala staf Gedung Putih William Daley.
"Semua orang meyakini kalau angka sekitar US$4 triliun bisa berpengaruh besar dalam defisit.''
Menteri Keuangan AS Timothy Geithner mengatakan tenggat waktu kesepakatan yang harus dicapai pada tanggal 2 Agustus tidak bisa diperpanjang.
Dia memperingatkan ekonomi AS bisa hancur kecuali Kongres bisa menyetujui untuk meningkatkan batas atas lebih tinggi dari yang ada sekarang sebesar US$14,3 triliun.
Jika tidak ada kesepakatan, pemerintah akan kehabisan uang untuk membayar pegawai negeri sipil, kontraktor pemerintah, pensiunan atau pemegang hutang pemerintah.
Ekonom dan Gedung Putih memperingatkan kalau sampai terjadi maka bisa mendorong negara itu kembali ke resesi dan mempengaruhi ekonomi global.
'Tidak ada alternatif'
Ketika krisis lalu, Kongres memutuskan untuk meningkatkan batas hutang, memberikan pemerintah akses ke dana yang dibutuhkan.
Tahun ini, bagaimanapun, Republik yang semakin kuat di Kongres akan menahan semua kebijakan Obama terutama terkait peningkatan pajak dan ingin melihat kebijakan yang lebih agresif untuk mengurangi defisit ketimbang menyetujui peningkatan batas hutang.
Dalam sebuah wawancara, Geithner mengatakan kalau AS tidak akan mengalami gagal bayar.
Dia mengatakan Republik ''tidak memiliki alternatif lain untuk menyepakati kebijakan anggaran dengan Gedung Putih dan mendesak mereka untuk tidak menjauh dari upaya untuk mencapai pengurangan hutang yang lebih besar dan menyeluruh.''
Pemerintahan Obama menginginkan ''kemungkinan persetujuan terbesar'' dalam pengurangan hutang, kata Geithner.
Pekan lalu jubir Republik Boehner dan Obama bekerja dalam seuah paket besar terkait pemotongan anggaran pengeluaran dan kebijakan pajak baru yang bisa memangkat hutang sbesar US4 triliun dalam 10 tahun.





























