Pemotongan bantuan militer AS tidak pengaruhi Pakistan

Sumber gambar, AFP
Juru bicara militer Pakistan menegaskan pemotongan bantuan militer Amerika Serikat tidak akan mempengaruhi kemampuan dalam memerangi kelompok terorisme.
"Kami akan meneruskan operasi kami seperti di masa sebelumnya," kata Jenderal Athar Abbas kepada BBC.
Jenderal Abbas menambahkan mereka belum mendapat pemberitahuan resmi tentang alasan di balik pemotongan bantuan sebesar US$800 juta itu.
Jumlah itu mencapai sepertiga dari bantuan keamanan tahunan AS kepada Pakistan.
Dua operasi militer besar yang saat ini sedang berlangsung di kawasan kesukuan Mohmand dan Kurram tidak mendapat bantuan dari luar dan akan diteruskan.
Bagaimanapun Jenderal Abbas menambahkan bahwa kelompok al-Qaeda dan militer yang beroperasi di Pakistan bukan hanya menjadi ancaman bagi Pakistan tapi juga pihak-pihak lainnya.
Pengalihan bantuan
Masih belum diketahui bagian militer Pakistan yang paling terpukul dengan pemotongan bantuan itu karena masih menunggu rinciannya.
Namun, menurut Jenderal Abbas, militer Pakistan sudah meminta agar bantuan militer dialihkan pada penduduk sipil di wilayah-wilayah yang paling memerlukan bantuan.
Pakistan sudah lama menjadi sekutu penting Washingtin dalam perang atas al-Qaeda dan militan Taliban, yang menggunakan kawasan kesukuan Pakistan di dekat perbatasan Afghanistan sebagai tempat bersembunyi.
Serangan pesawat tak berawak AS atas miiitan di wilayah Pakistan dekat perbatasan Afghanistan yang terus berlangsung menjadi salah satu sumber ketegangan militer AS dan Pakistan karena menyebabkan korban sipil jatuh.
Saat mengumumkan pemotongan bantuan Minggu (10/07), Amerika Serikat mengatakan Pakistan merupakan sekutu yang penting namun ada 'kesulitan' yang harus diatasi dalam hubungan keduanya.
Kepala Staf Gedung Putih, Bill Daley, mengatakan kepada TV ABC bahwa Pakistan mengambil sejumlah langkah yang menjadi alasan untuk menunda sejumlah bantuan.
"Kecuali kami bisa mengatasi kesulitan ini, kami akan menahan sejumlah uang yang diberikan pembayar pajak AS kepada mereka," tutur Bill Daley.
Ketegangan militer
Banyak anggota Kongres AS yang mempertanyakan nilai bantuan militer kepada Pakistan yang setiap tahunnya mencapai US$2 miliar, khususnya setelah pimpinan al-Qaeda, Osama bin Laden, bisa tinggal tanpa dideteksi di kota Abbottabad, yang terletak dekat akademi militer Pakistan yang penting.

Sumber gambar, AFP
Dan operasi yang menewaskan Osama bin Laden pada Bulan Mei dilakukan tanpa lebih dulu memberitahu pihak berwenang Pakistan.
Pertanda semakin memburuknya hubungan kedua negara terlihat dengan pengusiran 100 pelatih militer AS dari Pakistan maupun ancaman penutupan pangkalan CIA di Pakistan.
Sementara itu salah seorang petinggi militer AS, Laksamana Mike Mullen, pekan lalu menduga bahwa pemeirntah Pakistan yang berada di balik tewaskan wartawan Saleem Shahzad pada Bulan Mei.
Hari Sabtu (09/07) sebuah artikel di New York Times mengatakan sebagian dari bantuan yang dipotong berupa kompensasi atas pasukan yang dikerahkan ke perbatasan Afghanistan untuk memerangi militan.
Pemotongan juga dilakukan atas peralatan militer.
Berdasarkan angka yang diberikan kepada Dana Moneter Internasional, IMF, tahun lalu maka anggaran belanja pertahanan Pakistan untuk 2010-2011 mencapai US$6,41 miliar atau meningkat US$1,27 miliar dibanding tahun sebelumnya.





























