Bom bunuh diri Afghanistan, enam tewas

Sebagian besar pasukan asing di Kapisa berasal dari Prancis

Sumber gambar, afp

Keterangan gambar, Sebagian besar pasukan asing di Kapisa berasal dari Prancis

Paling tidak lima tentara Prancis dan satu warga sipil tewas akibat bom bunuh diri di provinsi Kapisa, Afghanistan timur laut, kata para pejabat.

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy memastikan tentara tewas saat beroperasi di lembah Tagab. Sejumlah orang lainnya terluka.

Pasukan Prancis tengah melakukan pengamanan atas pemimpin suku setempat ketika bom meledak.

Sarkozy mengunjungi Afghanistan hari Selasa (12/07) dan mengumumkan 1.000 pasukan Prancis akan dipulangkan pada akhir tahun 2012.

Pembom mendekati pasukan Prancis yang sedang berdiri disamping tank sebelum meledakkan bom, kata pejabat setempat seperti dikutip kantor berita Reuters.

"Seorang teroris meledakkan bom di dekat tentara, melukai empat tentara Prancis lainnya dan tiga warga sipil Afghanistan," kata kantor Presiden Sarkozy.

Terburuk

Peristiwa ini diperkirakan adalah kejadian paling buruk yang dialami Prancis di Afghanistan sejak 10 tentara tewas karena serangan Taliban di daerah Sarobi di timur Kabul bulan Agustus 2008. Paling tidak 21 orang lainnya cedera.

Pertempuran meningkat di Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir.

Bulan lalu seorang pembom bunuh diri menewaskan delapan orang pada sebuah akademi polisi di Kapisa.

Taliban mengaku melakukan serangan yang terjadi tidak lama sebelum duta besar Prancis dijadwalkan tiba di daerah tersebut.

Tentara Prancis merupakan dari operasi pimpinan NATO di Afghanistan sejak 2001.