Wartawan BBC dibebaskan dari penjara Tajikistan

Usmonov ditangkap bulan Juni karena berhubungan dengan kelompok Islamis Hizbut Tahrir

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Usmonov ditangkap bulan Juni karena berhubungan dengan kelompok Islamis Hizbut Tahrir

Seorang wartawan BBC yang ditahan bulan lalu di penjara Tajikistan sudah dibebaskan dengan jaminan.

Urunboy Usmonov, 59 tahun, dijemput oleh keluarganya dari pusat penahanan di kota Khujand di kawasan utara.

Dia mengatakan kepada BBC bahwa dia merasa lelah, tetapi dia berterima kasih kepada semua orang atas dukungan mereka.

Jaksa Agung Tajikistan sebelumnya menyatakan bahwa Usmonov dibolehkan bebas dengan jaminan, tetapi masih menghadapi gugatan pidana atas tuduhan berhubungan dengan kelompok Islamis Hizbut Tahrir.

BBC menyebutkan tuduhan itu tidak berdasar.

'Lemah'

Usmonov dibebaskan dari tahanan pada hari Kamis dan dijemput oleh keluarganya.

Tidak lama setelah itu dia mengatakan kepada BBC Siaran Bahasa Uzbekistan bahwa dia merasa lelah dan perlu beristirahat.

Jaksa Agung Tajikistan Sherkhon Salimzoda sebelumnya mengatakan bahwa tim jaksa penuntut "telah mempelajari kasus pidana terhadap Usmonov dan menyimpulkan bahwa mereka bisa terus menyelidiki kasus itu tanpa menahan tersangka di penjara", demikian dilaporkan situs Asia Plus milik Afghanistan.

"Saya baru saja menanda tangani keputusan terkait dan hari ini, sebelum kantor tutup, Usmonov akan dibebaskan dengan syarat dia tidak meninggalkan negara ini," kata Jaksa Agung.

Direktur BBC Global News Peter Horrocks mengatakan BBC "merasa senang bahwa pihak berwenang Tajikistan sudah mempertimbangkan banding kami".

"Seperti yang sudah kami katakan selama ini, kami yakin Urunboy tidak bersalah dan yang dia lakukan hanyalah tugas jurnalistik bagi BBC. Kami tahu keluarga dan kawan-kawannya sangat gembira dia sudah kembali dan menghargai dukungan dari semua koleganya di BBC dan di seluruh dunia," kata Horrocks.

Usmonov, yang menderita penyakit jantung dan diabetes ditangkap bulan Juni lalu dan ditahan di Khujand.

Dia mengatakan bertemu dengan para anggota Hizbut Tahrir sebagai bagian tugasnya membuat liputan jurnalistik mengenai kelompok yang aktif di banyak negara Asia itu.