Hamas minta serangan roket dihentikan

Perdana Menteri pemerintah pimpinan Hamas di Jalur Gaza, Ismail Haniyah, meminta semua kelompok militan menghentikan serangan roket ke Israel.
Beberapa kelompok kecil yang menganggap Hamas sebagai gerakan perlawanan berhaluan Islam yang terlalu moderat telah menembakkan sedikitnya sembilan misil dalam masa satu pekan terakhir.
Serangan udara yang dilancarkan militer Israel dalam rentang waktu yang sama menelan satu korban jiwa warga Palestina dan menyebabkan belasan orang terluka.
PM Ismail Haniya mempersalahkan Israel atas tindak kekerasan, tapi mengatakan semua kelompok militan di Gaza juga harus berhenti menembakkan roket.
Wartawan BBC di Gaza mengatakan seruan Haniyah akan dipandang sebagai ujian atas otoritas Hamas terhadap kelompok-kelompok militan di Gaza.
Bulan April, Hamas menyetujui gencatan senjata tak resmi, namun kelompok-kelompok berhaluan Salafi yang berada di belakang penembakan roket ke Israel baru-baru ini tidak mendukung gencatan tersebut.
Kelompok-kelompok kecil tersebut tidak berafiliasi dengan Hamas. Namun, Israel menyatakan Hamas, sebagai kekuatan yang memerintah di Gaza, harus diminta bertanggungjawab atas semua serangan roket, lapor wartawan BBC Jon Donnison dari Ramallah.

























