Chavez akan kembali calonkan diri

Sumber gambar, AFP
Pemerintah Venezuela memastikan Presiden Hugo Chavez akan mencalonkan diri kembali dalam pemilihan presiden tahun depan, meski masih harus menjalani perawatan kemoterapi akibat kanker yang dideritanya ke Kuba.
Sebelum pernyataan ini keluar, Presiden Chavez yang akan menjalani hari kedua kemoterapi juga sudah mengatakan dengan menggebu-gebu bahwa dirinya akan akan berjuang demi hidupnya.
Chavez mula-mula menjalani operasi di Kuba untuk mengangkat tumor Juni lalu.
Penyakitnya ini membuat situasi politik Venezuela diwarnai ketidakpastian.
Chavez juga tak menjelaskan jenis kanker yang dia derita atau sampai kapan perawatannya di Kuba akan berlangsung.
Dalam pernyataannya dia hanya menyebut dokter tidak menemukan adanya sel ganas lain setelah operasi sukses dilakukan dan keberadaannya di Kuba akan berlangsung "beberapa hari".
Chavez ditemui oleh Presiden Kuba Raul Castro begitu sampai di Havana, sebelum menjalankan perawatan.
Tak ragu
Sabtu (16/7) dalam perjalanan keduanya ke Kuba, Chavez menyerahkan sebagian kekuasaannya pada Wakil Presiden Elias Jaua dan Menteri Keuangan Jorge Giordani.
Namun dia menolak seruan kelompok oposisi yang menuntut penyerahan seluruh kekuasaan presidensial selama absen dari pemerintahan.
Dalam sebuah wawancara yang disiarkan televisi milik pemerintah Senin kemarin, Menteri Keuangan Jorge Giordani meyakinkan rakyat Venezuela bahwa Chavez tetap mampu menjalankan kekuasaannya.
"Saya kira tak ada keraguan bahwa presiden akan mengikuti pemilu tahun 2012 dan bahkan bertahun-tahun sesudahnya," terang Giordani.
Chavez juga menulis pesan bersemangat di halaman Twitter-nya.
"Selamat pagi dunia yang cerah! Selamat pagi Venezuela yang permai! Dari sini, siap menjalani satu hari lagi perjuangan untuk hidup. Kita akan bertahan dan menang! Salam cinta," tulis Chavez dalam bahasa Spanyol.
Juga diunggah dua foto yang menunjukkan presiden Venezuela itu tengah mengenakan kaos bola timnas Venezuela, saat menonton pertandingan sepakbola antara tim Venezuela melawan Cile, yang akhirnya dimenangkan oleh Venezuela dengan 2-1 pada semi-final Copa America.
Chavez menonton TV bersama pemimpin revolusi Kuba, Fidel Castro, seorang yang disebutnya sebagai panutan yang juga pulih dari operasi usus serius tahun 2006.





























