Australia akan tegas menanyai Murdoch

Perusahaan Murdoch News Ltd. mendominasi media di Australia

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Perusahaan Murdoch News Ltd. mendominasi media di Australia

Perusahaan Rupert Murdoch di Australia akan menghadapi "berbagai pertanyaan sulit" dalam kaitannya dengan penyadapan telepon di Inggris, kata Perdana Menteri Julia Gillard.

Dia mengatakan dirinya "terganggu" begitu mengetahui cara Murdoch berbisnis di Inggris.

Kelompok Green, yang menentukan perimbangan kekuasaan di majelis tinggi, mendesak dilakukannya penyelidikan parlemen terhadap News Limited, perusahaan Murdoch di Australia.

Murdoch muncul di dewan parlemen Inggris hari Selasa (19/7).

"Saat orang melihat telepon disadap, saat orang menyaksikan pihak-pihak yang berduka harus menghadapi ini, maka saya berpikir mereka harus menjawab sejumlah pertanyaan di negara kami," kata Gillard kepada sejumlah wartawan di New South Wales.

"Jelas News Limited bertanggung jawab untuk menjawab berbagai pertanyaan."

Serikat wartawan Australia mendukung desakan pimpinan partai Green Bob Brown bagi dilakukannya penyelidikan.

Dominasi

Gillard mengatakan kepada partai Green bahwa dia siap merundingkan dilakukannya penyelidikan praktek perusahaan Murdoch di Australia, tetapi dia tidak ingin segera menyimpulkan sesuatu.

"Saya tidak ingin terus menerus mengomentari tetapi saya yakin warga Australia...mengamati News Limited disini dan menginginkan News Limited menjawab berbagai pertanyaan sulit," katanya.

Perusahaan tersebut mendominasi media Australia karena menguasai 70% pembaca koran dan merajai televisi, internet dan media lain.

Wartawan BBC di Sydney Nick Bryant mengatakan karena News Limited memiliki sebagian besar taloid, persaingan untuk mendapatkan berita dan gosip di Australia tidaklah sekeras di Inggris.

Agenda tabloid Australia juga berbeda. Mereka tidak terlalu terpaku pada skandal seks, tambah wartawan kami.