Menlu AS puji kesepakatan ASEAN-Cina

Menlu Amerika Serikat dan Cina bertemu menjelang Asian Regional Forum 2011

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Menlu Amerika Serikat dan Cina bertemu menjelang Asian Regional Forum 2011

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton memuji kesepakatan yang dicapai ASEAN dan Cina untuk menyelesaikan sengketa wilayah di Laut Cina Selatan.

Menlu Cina Yang Jiechi mengatakan kesepakatan itu ''akan bermanfaat banyak'' untuk mendatangkan ''perdamaian dan stabilitas'' ke kawasan.

Kedua menteri luar negeri menyatakan sikap masing-masing sebelum membahas kesepakatan tersebut dalam pertemuan bilateral menjelang ASEAN Regional Forum di Bali.

Forum tersebut menjadi ajang dialog keamanan penting di Asia dengan melibatkan seluruh anggota ASEAN, Cina, Jepang, dan Amerika Serikat, Rusia dan kedua Korea.

Dalam perkembangan lain, Korea Utara dan Selatan telah mengadakan pembicaraan informal menjelang pertemuan puncak di Bali etrsebut.

Pertemuan antara pejabat urusan nuklir dari kedua negara tersebut merupakan kontak tingkat tinggi pertama di antara kedua Korea dalam beberapa bulan ini.

'Tanda ketulusan'

Militer AS menggelar latihan bersama dengan Filipina dan Vietnam di dekat Spratly tahun ini

Sumber gambar, REUTERS

Keterangan gambar, Militer AS menggelar latihan bersama dengan Filipina dan Vietnam di dekat Spratly tahun ini

Hari Kamis (21/07), para pemimpin ASEAN dan pejabat Cina menyetujui suatu kesepakatan yang bertujuan memunculkan panduan perundingan mengenai Laut Cina Selatan, sengketa wilayah di kawasan yang telah memicu serangkaian konfrontasi di masa lalu.

Cina, Filipina, Vietnam, Brunei, Malaysia dan Taiwan memiliki klaim wilayah yang saling bertabrakan atas seluruh atau beberapa bagian di perairan tersebut.

Kawasan sengketa tersebut diduga memiliki cadangan minyak dan mineral yang signifikan.

Clinton mengatakan dia "memuji'' Cina dan ASEAN "karena bekerja sama begitu erat untuk memasukan panduan deklarasi perilaku (declaration of conduct) di Laut Cina Selatan".

Clinton membuat marah Cina dalam pertemuan puncak ASEAN tahun lalu setelah menyatakan keamanan maritim di kawasan masuk dalam kepentingan keamanan nasional AS.

Setelah pertemuan antara Clinton dan Yang hari Jumat (22/07), jurubicara Cina Liu Weiming mengatakan Cina telah ''menyuarakan keprihatinannya sendiri, yaitu menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah Cina itu penting''.