PM Cameron pimpin rapat penanganan kerusuhan

Kerusuhan di Birmingham

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Kerusuhan menyebar hingga kota Birmingham dan Manchester.

Perdana Menteri Inggris, David Cameron hari ini dijadwalkan memimpin rapat dengan komite darurat untuk mendiskusikan kerusuhan yang meluas di sejumlah kota di Inggris.

Kondisi London sendiri tadi malam dilaporkan sepi dari aksi kerusuhan karena ketatnya penjagaan polisi di sejumlah jalan dan pertokoan.

Namun di sejumlah kota lain seperti Manchester kerusuhan justru terlihat. Kepala Kepolisian di Manchester mengatakan mereka telah dihadapkan pada aksi kerusuhan yang level kekerasannya luar biasa.

Penjarahan juga dilaporkan terjadi di Liverpool, Birmingham, Nottingham dan Gloucester.

Aksi ini berujung pada penangkapan ratusan orang yang terlibat dalam aksi kerusuhan itu.

Sementara itu sejumlah negara seperti Amerika, Prancis, Jerman dan Spanyol telah memperingatkan warganya untuk berhati-hati saat melakukan perjalanan ke Inggris.

Kepolisian Inggris sudah menempatkan sekitar 16 ribu anggotanya di jalanan London dan kota-kota lain untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan yang lebih besar.

Gangguan akibat kerusuhan ini juga dilaporkan masih terjadi di sejumlah kota seperti Salford, Wolverhampton dan Leicester.

Dalam laporannya polisi mengatakan mereka telah menangkap setidaknya 47 orang di Salford dan Manchester. Mereka yang ditangkap ini umumnya adalah remaja yang melakukan pembakaran sejumlah gedung dan mobil.

Sementara itu di kawasan West Midlands, Polisi mengamankan sekitar 87 orang karena terlibat dalam sejumlah aksi kerusakan.

Polisi terluka

Kerusuhan yang terjadi di sebagian kota di Inggris ini juga mengakibatkan sejumlah petugas keamanan mengalami luka-luka. Laporan terakhir menyebutkan ada sekitar 111 petugas yang mengalami luka serius baik di kepala dan mata.

Sebagian besar terlukan akibat aksi pelemparan batu bata, botol dan sejumlah benda keras lainnya.

Lima anjing polisi yang membantu pengamanan aksi kerusuhan itu juga mengalami luka akibat kerusuhan tersebut.

Untuk mengantisipasi hal yang lebih buruk Scotland Yard telah memberikan bantuan penambahan pasukan keamanan pada hari Selasa lalu.

Meski mendapat serangan dari pelaku kerusuhan petugas kepolisian masih berhati-hati dalam menggunakan peluru plastik untuk melumpuhkan para pelaku kerusuhan di sejumlah kota.

Pemerintah sejauh ini juga belum berencana untuk meminta bantuan militer untuk menangani aksi kerusuhan ini.

Aksi terorganisir

Dalam catatannya kepolisian juga menilai sejumlah pelaku kerusuhan menggunakan pesan melalui Blackberry Messenger untuk mengorganisir aksi mereka.

Walikota London, Boris Johnson, mengatakan para perusuh yang tertangkap akan mendapatkan hukuman yang akan mereka sesali.

Dia mengecam aksi ini dan menilai tidak ada pembenaran sama sekali bagi aksi kerusuhan seperti itu.

Dia menolak adanya alasan sosial dan ekonomi yang menjadi penyebab munculnya aksi kekerasan tersebut.

Perdana Menteri David Cameron juga mengingatkan kepada para perusuh bahwa pemerintah Inggris akan memproses mereka yang tertangkap dalam aksi tersebut.

"Anda akan ditindak secara hukum. Dan jika anda dinilai sudah cukup umur dalam melakukan kejahatan ini maka berarti anda juga sudah bisa diproses guna mendapatkan sanksi," kata Cameron.