Lima personil NATO tewas di Afghanistan

Afghanistan

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Serangan atas pasukan asing meningkat sejalan dengan dimulainya proses pengalihan keamanan.

Lima personil NATO tewas akibat bom pinggir jalan di Afghanistan selatan, menurut pasukan internasional pimpinan AS, ISAF.

Namun tidak ada rincian tentang insiden tersebut maupun kebangsaan kelima tentara yang menjadi korban.

Dengan korban jiwa ini, maka jumlah pasukan asing yang tewas di Afghanistan sejauh ini mencapai 51 orang pada bulan Agustus ini.

Adapun jumlah tentara asing yang tewas sepanjang 2011 mencapai 374 jiwa.

Serangan bom tepi jalan terbaru ini hanya terjadi sehari setelah pasukan koalisi menyatakan pesawat tempur Amerika Serikat menewaskan pemberontak Taliban yang dianggap bertanggung jawab dalam serangan terhadap helikopter Amerika Serikat.

Hari Rabu, (10/08) seorang tentara asing juga tewas karena serangan bom tepi jalan. Pada hari yang sama, lima polisi Afghanistan dilaporkan tewas setelah pos pemeriksaan yang mereka jaga di Gereshk, Provinsi Helmand, diserang oleh kelompok Taliban.

Pengalihan keamanan

Sabtu pekan lalu, 30 tentara Amerika Serikat tewas karena helikopter yang membawa mereka diduga ditembak oleh kelompok pembangkang Taliban.

Enam tentara Afghanistan dan seorang penterjemah warga Afghanistan juga ikut tewas dalam serangan atas helikopter tersebut.

Sebagian besar korban yang tewas adalah anggota unit khusus Seal Team, yang melakukan penyerbuan ke Pakistan pada bulan Mei dan menewaskan pemimpin al-Qaeda, Osama bin Laden.

Serangan atas helikopter itu merupakan insiden terburuk bagi koalisi pasukan asing sejak dilancarkannya perang di Afghanistan sepuluh tahun lalu.

Peningkatan serangan atas pasukan asing belakangan ini bersamaan dengan dimulainya tahap pertama proses pengalihan tanggung jawab keamanan kepada pasukan Afghanistan.

Saat ini terdapat 140.000 pasukan asing di Afghanistan dan sekitar 100.000 diantaranya adalah tentara Amerika Serikat.

Tugas utama mereka adalah memberantas Taliban dan juga melatih pasukan-pasukan keamanan setempat untuk siap mengambil alih keamanan di masa depan.

Berdasarkan kerangka waktu saat ini, misi tempur pasukan internasional di Afghanistan akan berakhir pada tahun 2014.