Militer Cina semakin canggih

Kemajuan kekuatan militer Cina sebanding dengan percepatan ekonomi
Keterangan gambar, Kemajuan kekuatan militer Cina sebanding dengan percepatan ekonomi

Cina akan memiliki militer modern di tahun 2020, langkah yang dipandang Pentagon dapat mengancam kestabilan kawasan Asia-Pasifik.

Dalam laporan tahunan tentang kemampuan pertahanan Cina, departemen pertahanan Amerika Serikat menyatakan Cina mencatat kemajuan teknologi sehingga tidak tertinggal lagi dalam beberapa hal.

Tujuan utama pengembangan militer Beijing adalah mencegah kemungkinan campur tangan AS dalam konflik dengan Taiwan, tulis laporan tersebut.

Cina mengatakan laporan AS itu membesar-besarkan ancaman militer.

Dokumen tersebut dikeluarkan pada tahun dimana Cina melakukan uji coba pesawat J20 stealth baru dan kapal induk baru.

Kekhawatiran

Pejabat Pentagon untuk Asia Timur Michael Schiffer mengatakan percepatan dan skala investasi militer Cina "memungkinkan Cina mencapai kemampuan yang kami yakini dapat merusak kestabilan militer kawasan, meningkatkan resiko kesalahpahaman dan salah perhitungan serta dapat menyumbangkan terjadinya ketegangan kawasan."

Kemampuan baru ini dapat membuat Beijing menggunakan kekuatan militernya untuk mengatasi sengketa, katanya.

Tetapi dia mengatakan saat ini kemampuan Cina untuk mempertahankan kemampuan militer tetap terbatas.

Menurut laporan tersebut, ahli pertahanan memperkirakan pemburu stealth J20 tidak akan mencapai "kemampuan operasional sebelum 2018".

Taiwan

Laporan ini juga menekankan kemajuan operasi angkasa luar dan dunia maya Cina dengan menyatakan negara tersebut "mengembangkan program banyak dimensi untuk memperbaiki kemampuan atau mencegah penggunaan aset angkasa luar oleh para musuh saat konflik".

Pada tahun 2010, sejumlah sistim komputer termasuk milik pemerintah AS menjadi sasaran peretasan yang ternyata berasal dari dalam Cina.

Laporan itu menyatakan meskipun militer Cina memusatkan perhatiaan pada "sejumlah misi", Taiwan tetap menjadi tujuan utama.

"Dalam kaitannya untuk mencapai tujuan ini, Beijing mengembangkan kemampuan yang bertujuan untuk mengatasi, memperlambat dan menghentikan kemungkinan dukungan AS terhadap Taiwan jika terjadi konflik," katanya.

Laporan tersebut menekankan pentingnya penguatan hubungan militer AS-Cina. Hubungan itu dibekukan pada tahun 2010 oleh Beijing karena AS menjual senjata kepada Taiwan.