Taliban klaim serang NATO di Kabul

Taliban mengklaim melancarkan serangan terhadap pusat kota Kabul hari Selasa (13/9).
Serangan ini menghantam markas pasukan koalisi NATO dekat Kedutaan Besar Amerika di Kabul.
Taliban menyatakan serbuan itu dimulai dengan serangan bunuh diri terhadap pusat intelijen lokal dan asing.
Wartawan kantor berita Prancis AFP mendengar serangkaian ledakan keras.
Polisi setempat membenarkan salah satu ledakan dan baku tembak terjadi dekat kompleks kedutaan besar yang dijaga ketat.
"Hari ini pukul 13.00 di bundaran Abdul Haq Kabul terjadi serangan bunuh diri besar-besaran terhadap fasilitas intelijen lokal dan asing," kata juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid dalam pesan pendek ke kantor berita AFP.
Serangan ini terjadi beberapa minggu setelah serangan bunuh diri terhadap kantor The British Council, menewaskan 12 orang.
Taliban juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan 19 Agustus lalu selama berjam-jam untuk memperingati kemerdekaan Afghanistan dari Inggris tahun 1919.
Serangan rapi
Wartawan BBC Quentin Sommerville di Kabul menyatakan, insiden kekerasan hari Selasa merupakan serangan yang rapi dengan serangkaian bom bunuh diri.
Menurut wartawan BBC, sejumlah penyerang bersembunyi di bangunan tinggi di depan kawasan yang menjadi markas NATO.
Sommerville menyaksikan roket ditembakkan ke arah kawasan tempat markas NATO di Kabul.
Laporan awal menunjukkan sedikitnya empat pembom bunuh diri tewas, satu diantaranya meledak di sebuah taksi.
Selain tempat kedutaan besar Amerika dan negara lainnya serta markas NATO, kawasan yang diserang juga lokasi istana kepresidenan dan kantor kementerian pemerintahan Afghanistan.





























