Serangan udara Israel atas Gaza berlanjut

Sumber gambar, Reuters
Israel melanjutkan serangan udaranya ke Gaza yang memasuki hari ketiga, dengan sasaran yang mereka sebut sebagai kam teroris.
Laporan-laporan menyebutkan sedikitnya seorang tewas dan sejumlah lain luka-luka, termasuk anak-anak, akibat serangan terbaru Israel ini, sementara sejumlah rumah rusak dan terbakar.
"Tujuh anak-anak cedera dan dua diantaranya amat serius," kata seorang petugas layanan darurat, Adham Abu Selmiya, kepada kantor berita AFP.
Militer Israel mengatakan sasaran mereka adalah sebuah kam pelatihan militan yang sedang merencanakan serangan ke wilayah selatan Israel.
Hingga saat ini sebagian besar kawasan Israel selatan masih dalam keadaan siaga tinggi dan sebuah jalan utama di dekat pelabuhan Eilat masih ditutup.
Sumber-sumber intelijen Israel mengatakan ada kemungkinan serangan lintas batas ke kawasan itu, seperti dilaporkan wartawan BBC, Wyre Davies dari Jerusalem.
Dalam serangan udara Kamis (08/12), dua militan senior di Gaza tewas. Militer Israel mengatakan salah seorang yang tewas adalah pria yang dianggap bertanggung jawab dalam serangan bom di Eliat pada tahun 2007, yang menewaskan tiga warga Israel.
Serangan itu memicu balasan dari militan di Gaza yang melancarkan serangan roket ke Israel.
Sedikitnya tiga roket ditembakkan ke daerah Israel namun tidak ada korban jiwa maupun yang cedera.





























