Pakistan: 70 pasien meninggal karena obat terkontaminasi

Demonstrasi menentang pemberian obat palsu

Sumber gambar, BBC World Service

Keterangan gambar, Kematian pasien jantung membuat marah sanak keluarga.

Para pejabat Pakistan mengatakan obat terkontaminasi diyakini telah menyebabkan sedikitnya 70 pasien jantung meninggal dunia di Lahore, ibukota Provinsi Punjab.

Kematian pasien jantung secara beruntun selama tiga minggu terakhir, kata pejabat, kemungkinan ada kaitannya dengan ribuan dosis obat yang diberikan kepada pasien oleh satu rumah sakit pemerintah, Institut Kardiologi Punjab.

Ratusan pasien lainnya yang juga telah mengkonsumsi obat yang sama dikhawatirkan menghadapi risiko.

Seorang pejabat Kesehatan Provinsi Punjab Saeed Illahi mengatakan penyelidikan sejauh ini menunjukkan sebanyak 419 pasien jantung diketahui jatuh sakit setelah mengkonsumsi obat dan 45 di antara mereka berada dalam kondisi kritis.

Pihak berwenang telah menangkap pemilik-pemilik tiga perusahaan farmasi yang diduga menyuplai obat-obat terkontaminasi.

Gejala

Pemerintah Provinsi Punjab berusaha menarik kembali obat terkontaminasi tersebut dari peredaran.

"Kami berusaha menarik kembali semua obat yang diberikan di rumah sakit ini," kata Jehanzeb Khan, pejabat kesehatan Punjab seperti dikutip kantor berita Reuters.

Tim penyelidik menduga logam-logam kecil yang ada di dalam pil merupakan penyebab pasien jantung jatuh sakit dengan berbagai gejala antara lain pendarahan berat dan panas tinggi.

Mereka menemukan semua pasien yang mengalami gejala-gejala itu adalah pasien jantung dan mendapatkan obat dari Institut Kardiologi Punjab.