Thailand masih cari dua tersangka pelaku bom

Bom Bangkok

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Polisi Thailand membawa salah satu warga Iran yang diduga terlibat rencana serangan bom di Bangkok.

Kepolisian Thailand menyatakan masih mencari dua orang tersangka, termasuk seorang yang diduga sebagai spesialis bom, yang diduga terkait aksi serangan bom terhadap diplomat Israel belum lama ini di Bangkok.

Kepala Kepolisian Bangkok Letnan Jenderal Winai Thongson mengatakan salah satu tersangka kemungkinan berperan sebagai pelatih penggunaan bahan peledak tiga warga Iran yang ditahan akibat diduga merencanakan aksi serangan bom, Selasa (14/2).

Winai menambahkan orang itu tertangkap kamera CCTV saat meninggalkan rumah yang didiami tiga warga Iran itu.

Atap rumah itu kemudian meledak setelah sejumlah bom rakitan meledak secara tak sengaja dan kamera CCTV menangkap ketiga warga Iran tengah meninggalkan rumah itu tak lama sesudahnya.

"Tersangka adalah laki-laki Timur Tengah berusia sekitar 52 tahun, namun kami belum tahu kewarganegaraannya," tambah Winai.

Selain itu, polisi juga tengah mencari pemilik rumah yang disewakan kepada ketiga warga Iran dan seorang perempuan Iran yang diduga saat ini sudah kembali ke Teheran.

Saling tuding

Israel, yang mengancam akan menyerang fasilitas nuklir Iran, menuding negara itu menjadi dalang insiden di Bangkok.

Israel menyebut rencana serangan itu adalah bagian dari kampanye terselubung teror negara, termasuk pengeboman di Delhi, India yang mencederai istri dan pengemudi seorang diplomat Israel, Senin (13/2).

Di hari yang sama upaya pengeboman yang gagal juga terjadi di Tbilisi, Georgia.

Sementara itu, Iran menuding negeri Yahudi itu berada di belakang pembunuhan ilmuwan nuklir Iran dan membantah telah mendalangi tiga upaya pengemboman itu.