Iran selenggarakan pemilu parlemen

Pemilih di Iran

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pemilu ini dianggap sebagai persaingan antara pendukung Ahmadinejad dan Ayatollah Ali Khamenei.

Warga Iran melakukan pemungutan suara untuk memilih 290 anggota parlemen yang disebut Majlis.

Para pemimpin Iran berupaya sekeras mungkin agar pemilih memberi suara, dengan antara lain menyebar poster di jalan-jalan Teheran yang menyebutkan jumlah pemilih sedikit akan menyebabkan serangan militer asing.

Jumlah pemilih yang tinggi, di mata para pemimpin Iran, akan menunjukkan mereka masih didukung rakyat dan mencegah serangan Israel atau Amerika terhadap fasilitas nuklir Iran.

Pemilu ini adalah yang pertama sejak pemilihan presiden tahun 2009 dan disebut oposisi penuh dengan kecurangan yang menguntungkan Presiden Mahmoud Ahmadinejad.

Pemungutan suara ini dianggap sebagai persaingan antara pendukung Ahmadinejad dan pemimpin spiritual Ayatollah Ali Khamenei.

Pihak oposisi, Gerakan Hijau tidak ikut serta. Para pemimpin partai itu dikenakan tahanan rumah selama lebih dari satu tahun.

Televisi Iran menayangkan Ayatollah Khamenei yang tengah memilih di ibukota, Teheran.

Ia mengatakan merupakan "tugas dan hak" bagi rakyat Iran untuk memilih.

"Karena berbagai kontroversi terkait Iran dan meningkatnya ancaman, semakin banyak orang yang datang ke tempat pemungutan suara, dan ini semakin bagus untuk negara," kata Ayatollah.

"Pemungutan suara ini selalu membawa pesan untuk rekan dan musuh kita."

Posisi nuklir tidak berubah

Lebih dari 48 juta orang berhak memilih dan pihak berwenang menyediakan 47.000 TPS.

Namun sejumlah laporan menyebutkan bahkan sejumlah pendukung Presiden Ahmadinejad menyerukan agar para pemilih tidak perlu memberi suara.

Ahmadinejad terlibat sengketa dengan Khamenei dalam beberapa bulan terakhir dan sejumlah pendukungnya mengeluh calon mereka dilarang untuk mencalonkan diri.

Dewan Pengawal -yang dikuasai oleh Ayatollah Khamenei- menunjuk dan menyepakati calon anggota parlemen.

Wartawan BBC di Iran James Reynolds mengatakan hasil pemilu parlemen ini akan menunjukkan keberimbangan kekuasaan dan perlu sebagai landasan pemilihan presiden tahun 2013.

Namun hasil pemilu tampaknya tidak akan mengubah posisi Iran terkait program nuklir, kata Reynolds.

Sanksi internasional yang diterapkan kepada Iran karena program nuklir telah berdampak kepada perekonomian negara itu.

Pemungutan suara akan ditutup sore hari waktu setempat dan hasil resmi akan diumumkan Minggu atau Senin depan.