Kunjungan Menlu AS ke Cina dibayangi kaburnya aktivis

Sumber gambar, Getty Images
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton tiba di China namun kunjungan dan rencana pembicaraan pentingnya dikhawatirkan terganggu dengan insiden kaburnya aktivis Chen Guangcheng dari tahanan rumah.
Clinton akan memimpin delegasi AS dalam pertemuan tahunan dengan Cina yang bertujuan memperkuat hubungan kedua negara dan membahas berbagai isu penting dari masalah keamanan hingga ekonomi.
Dia menegaskan bahwa pembicaraan dengan pemerintah Cina juga akan menyinggung masalah hak asasi manusia.
"Sebuah hubungan konstruktif termasuk hal-hal yang kami tak setujui, termasuk hak asasi manusia termasuk dalam pembicaraan," kata Clinton sebelum terbang ke Cina.
"Saya bisa menjamin kami akan mendiskusikan banyak hal termasuk masalah hak asasi yang selama ini tertunda," tambah mantan ibu negara AS itu.
Sejauh ini Clinton belum berkomentar soal kaburnya Chen Guangcheng, yang diduga kuat bersembunyi di Kedutaan Besar AS di Beijing.
Chen Guangcheng menjalani tahanan rumah di Provinsi Shandong pada 2010 setelah sempat mendekam empat tahun di dalam penjara.
Chen yang mengalami kebutaan sejak lahir giat menentang aborsi paksa dan sterilisasi yang dilakukan pemerintah kota Linyi, Shandong untuk mensukseskan kebijakan satu anak di Cina.
Nasib Chen
Pertemuan kedua negara dipastikan membahas banyak isu penting yang menjadi kepentingan kedua negara, antara lain masalah ekonomi dan politik.
Menteri Keuangan AS Timothy Geithner akan menghadiri dialog strategis AS-China yang juga dihadiri para pejabat senior negeri Tirai Bambu itu.
Selain masalah ekonomi, kedua negara juga akan membahas masalah Iran, Suriah serta Korea Utara.
Namun, menurut wartawan BBC di Washington Adam Brookes satu-satunya isu yang paling menarik saat ini adalah keberadaan dan nasib aktivis Chen Guangcheng.
Awal pekan ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Victoria Nuland memastikan seorang pejabat senior AS Kurt Campbell berangkat ke Beijing.
Sayangnya dia tidak menjelaskan apakah kunjungan Campbell ke Beijing terkait masalah kaburnya Chen Guangcheng.





























