Tahanan Afghanistan melarikan diri

Sumber gambar, AP
Polisi di Afghanistan timur mengatakan 30 tahanan melarikan diri menyusul serangan di satu lembaga pemasyarakatan.
Gubernur provinsi Sar e Pol mengatakan ledakan besar menyebabkan lubang besar di tembok penjara dan para tahanan melarikan diri melalui puing-puing.
Para pejabat mengatakan mereka berhasil menangkap 16 tahanan dan yang masih hilang termasuk beberapa pejuang Taliban.
Tiga orang tewas dan 31 lainnya terluka saat penjaga penjara berupaya mencegah mereka melarikan diri.
Taliban mengatakan mereka yang melakukan penyerangan dan mengklaim 170 tahanan berhasil melarikan diri.
Obat terlarang
Media lokal menyebutkan kelompok militan melakukan serangan ke penjara dari tiga arah.
Bulan April lalu, lebih dari 470 tahanan di penjara Kandahar, Afghanistan selatan, melarikan diri melalui terowongan sepanjang ratusan meter yang digali dari luar penjara.
Para analis mengatakan sejumlah pihak di Afghanistan khawatir atas keamanan penjara-penjara di negara itu.
Wartawan BBC Bilal Sarwary menyebutkan penggunaan obat terlarang dan telepon genggam oleh para tahanan termasuk masalah yang terjadi di penjara-penjara Sar e Pol.
Seorang pejabat pemerintah daerah, Abdul Ghani, mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa ia khawatir para tahanan yang melarikan diri akan memperburuk keamanan di provinsi itu.
Afghanistan dan Amerika Serkat telah mencapai kesepakatan untuk menyerahkan kewenangan penjara yang dipegang Amerika Serikat ke tangan pemerintah setempat.





























