Korea Selatan tunda impor minyak Iran

Minyak Iran

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Ekspor minyak mentah menjadi sumber utama pendapatan Iran.

Korea Selatan memutuskan untuk menunda impor minyak Iran terhitung 1 Juli mendatang akibat sanksi asuransi untuk kapal-kapal pengangkut minyak Iran yang diterapkan Uni Eropa.

"Uni Eropa akan melarang semua asuransi terkait impor minyak Iran, karenanya kami tak bisa mendapatkan asuransi dari perusahaan-perusahaan di Uni Eropa," demikian pernyataan seorang juru bicara Kementerian Pengetahuan Ekonomi Korea Selatan kepada BBC.

Sanksi asuransi adalah bagian dari langkah-langkah Uni Eropa dan Amerika Serikat untuk menekan perekonomian Iran dengan menghambat ekspor minyaknya.

Dengan keputusan ini maka Korea Selatan menjadi negara Asia pertama yang menunda impor minyak Iran.

Kapal-kapal pengangkut minyak biasanya membeli asuransi untuk mengantisipasi kecelakaan dan hal-hal lain mulai dari cedera awak kapal hingga ke masalah lingkungan.

Namun, sebagian besar perusahaan yang menjual asuransi kapal angkut berada di wilayah Uni Eropa.

Ini berarti sejak embargo diberlakukan pada 1 Juli, maka akan sulit bagi perusahaan-perusahaan perkapalan mendapatkan asuransi untuk tanker pengangkut minyak mentah Iran.

Tergantung Iran

Tanker
Keterangan gambar, Uni Eropa larang perusahaan asuransi menjual produknya untuk kapal pengangkut minyak Iran.

Langkah Korea Selatan ini membuat negara-negara Asia lain harus mengambil langkah-langkah baru untuk memastikan pasokan minyak Iran tetap bisa diperoleh.

Menurut kantor berita Reuters, India telah meminta Teheran untuk mengatur pengiriman dan asuransi untuk ekspor minyak ke India.

Selain itu, Cina yang merupakan eksportir utama minyak Iran juga meminta pengaturan pengiriman minyak ke negeri itu.

Sedangkan Jepang memberikan "jaminan kedaulatan" untuk semua pengiriman minyak Iran.

Korea Selatan adalah negara dengan ekonomi terkuat keempat di Asia dan salah satu pembeli minyak Iran terbesar di kawasan ini.

Penerapan sanksi asuransi ini membuat Korea Selatan hampir pasti tidak akan menerima minyak Iran. Namun, pemerintah Korea Selatan menyatakan sudah mendapatkan gantinya dari produsen lain.

"Pemerintah secara aktif dan terus menerus melakukan dialog dengan negara pengekspor minyak lainnya untuk mengamankan sumber minyak alternatif," demik pernyataan Kementerian Pengetahuan Ekonomi.

"Pemerintah akan terus berupaya meminimalkan dampak untuk perekonomian dan bisnis negara."

BBC mendapatkan konfirmasi Korea Selatan akan menggantikan pasokan minyak mentahnya dari negara lain misalnya Kuwait, Irak dan Qatar.