AS: Aleppo akan jadi kejatuhan Assad

syria, aleppo

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, pasukan Pembebasan Suriah dan kelompok pemberontak lainnya terlibat pertempuran di Aleppo selama berhari-hari

Menteri Pertahanan AS Leon Panetta mengatakan serangan Presiden Suriah Bashar al-Assad ke kota Aleppo akan menjadi "paku di peti matinya", atau kepastian terjungkalnya Assad dari kekuasaan.

Panetta mengatakan hal itu di awal kunjungan lima harinya ke Timur Tengah.

Pertempuran terus terjadi di kota terbesar Suriah itu dimana pasukan pemerintah berusaha mengalahkan pasukan pemberontak.

Kepala urusan kemanusiaan PBV Valerie Amos mengatakan 200.000 ribu orang melarikan diri dari pertempuran di Aleppo dan ada sejumlah orang yang terperangkap, jumlah mereka tidak diketahui.

Ia mengatakan kota itu sangat memerlukan bantuan termasuk makanan dan air minum.

Panetta mengatakan krisis Suriah semakin buruk dan Presiden Assad mempercepat kematiannya sendiri.

"Jika mereka meneruskan serangan tragis terhadap rakyat mereka sendiri... Saya pikir hal ini jelas akan menjadi paku di peti mati Assad," kata Panetta pada wartawan.

"Apa yang dilakukan Assad terhadap rakyatnya sendiri dan apa yang terus ia lakukan terhadap rakyatnya sendiri menjelaskan bahwa rezimnya akan berakhir. Pemerintahannya telah kehilangan seluruh legitimasi."

Ia menambahkan, "Pertanyaannnya bukan lagi apakah ia akan berakhir, tetapi kapan."

"Jangan serang warga sipil"

Panetta juga akan melakukan pembicaraan di Tunisia, Mesir, Israel dan Yordania.

Ia mengatakan tujuannya adalah mempererat konsensus internasional bahwa Assad harus mundur dan mengizinkan transisi damai terhadap demokrasi.

Menteri pertahanan juga mengatakan ia akan melanjutkan upaya untuk memastikan persediaan senjata kimia Suriah tidak jatuh ke tangan yang salah.

Baroness Amos, berbicara di New York, mengatakan bahwa Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Arab Suriah memperkirakan 200.000 ribu orang telah meninggalkan Aleppo dan wilayah-wilayah di sekitarnya dalam dua hari terakhir.

"Tidak diketahui berapa orang yang masih terperangkap di lokasi-lokasi pertempuran yang masih berlanjut hari ini," kata dia.

"Saya menyerukan semua pihak yang terlibat pertempuran untuk memastikan mereka tidak menyerang warga sipil dan mereka akan mengizinkan organisasi-organisasi kemanusiaan memasuki wilayah itu dengan aman.

Kelompok aktivis yang berbasis di Inggris Observatori Suriah untuk Hak Asasi Manusia mendeskripsikan situasi di Aleppo sebagai "perang jalanan skala tertinggi."