Apakah agama bisa membuktikan kebenaran evolusi?

Sumber gambar, natural history museum london
- Penulis, Matt Walker, blogger
- Peranan, Editor BBC
Ini adalah pertanyaan besar dalam 150 tahun terakhir, apakah Tuhan ataukah evolusi yang menjadi pemicu munculnya kehidupan.
Blog ini, sistim pendidikan Amerika Serikat dan bahkan politik Amerika sampai tahap tertentu didominasi perdebatan yang beberapa kali menyentuh inti pandangan keduniawian kita dan pemikiran tentang asal-usul kita.
Saya baru saja menemukan penelitian yang dapat membuat ilmuwan pendukung penciptaan Tuhan menjadi mempertimbangkan evolusi. Sebagian dari mereka mempercayai penjelasan kitab Kejadian Injil secara langsung.
Tetapi seorang ilmuwan memutuskan untuk menggunakan ilmu pengetahuan penciptaan (creation science) guna menguji keabsahan evolusi.
Karena, katanya, jika ilmu pengetahuan penciptaan membuktikan evolusi, berarti penelitian yang dilakukan sebelumnya seharusnya tidak bisa diterima lagi.
Ini adalah pemikiran yang cerdas karena kembali menempatkan bukti, bukannya keyakinan, sebagai inti perdebatan.
Ilmu pengetahuan tidak dapat membuktikan Tuhan tidak ada, atau Tuhan kemungkinan pada suatu waktu memberikan semua hukum dan proses fisika yang diketahui sebagai pembentuk alam semesta dan berbagai hal di dalamnya.
Ilmu pengetahuan tidak dapat mempertanyakan keyakinan karena keyakinan memang tidak memerlukan bukti.





























