Aksi robek baju untuk dukung PM Rusia

Wanita muda di seluruh Rusia diimbau memperlihatkan dukungan kepada Perdana Menteri Vladimir Putin dengan merobek-robek baju mereka.
Kampanye politik yang tidak lazim ini digalang oleh gerakan pemuda yang menamakan diri ''Tentara Putin''.
Kelompok tersebut menyebarkan seruan politik ini dengan memasang video iklan di internet. Kabarnya, video kampanye tersebut menjadi sangat populer di Rusia.
Selain menyebarkan video, Tentara Putin juga menggelar acara publik hari Jumat (22/7) di ibukota Rusia, Moskow.
Sebagian massa wanita pendukung Vladimir Putin mengadakan arak-arakan dengan mengenakan kaos tanpa lengan yang dihiasi potret tokoh idola mereka, lapor wartawan BBC di Moskow, Steve Rosenberg.
''Robeklah,'' demikian tulisan di slogan yang mereka usung untuk mengajak wanita muda di seluruh Rusia agar mencabik-cabik baju mereka.
Kado Putin
Komandan ''Pasukan Putin'' Maria Kurtina mengatakan bahwa dia berkeberatan dengan pernyataan di luar Rusia bahwa Putin bukanlah politisi besar.
Sebagian dari anggota Tentara Putin memang benar-benar mencabik-cabik baju atau kaos oblong yang mereka kenakan sebagai lambang kekaguman mereka kepada politisi kebanggaan mereka.
Ini bukan kali pertama Vladimir Putin, yang juga mantan presiden Rusia dan perwira badan intelijen Uni Soviet (KGB) menjadi pusat perhatian wanita Rusia.
Tahun lalu 12 mahasiswa di salah satu universitas di Moskow berpose hampir telanjang dan foto mereka kemudian dijadikan kalendar, sebagai kado ulang tahun khusus bagi Putin.
Meski Putin tetap populer di Rusia, banyak orang curiga ungkapan dukungan semacam ini bukanlah spontanitas, alias hasil rekayasa.
Banyak orang yakin aksi publik ini bagian dari rencana besar untuk mendongkrak citra sang perdana menteri menjelang pemilihan presiden Rusia tahun depan.





























