Ribuan pasangan menikah di 'hari baik'

Sumber gambar, Reuters
Tak hanya di Indonesia para pasangan muda memilih tangga 11 November 2011 sebagai tanggal unik untuk menikah, maka hal yang sama juga terjadi di negeri Tirai Bambu, Cina.
Ratusan pasangan muda negeri ini juga berbondong-bondong mendatangi catatan sipil untuk mendaftarkan pernikahan mereka pada 11-11-11 yang dianggap sebagai tanggal paling penuh berkah untuk abad ini.
Secara tidak resmi, warga Cina memperingati tanggal 11 November sebagai 'hari para lajang' sejak 1990-an, karena terdiri dari deretan angka satu.
Maka 11 November selalu dianggap sebagai hari baik untuk menikah dan meninggalkan masa kehidupan lajang.
Namun, tahun ini angka itu semakin istimewa karena tahun ini juga berakhir dengan dua angka satu.
Sehingga dengan keyakinan seperti ini tak mengherankan jika sekitar 200 pasangan mendaftarkan diri untuk menikah di kantor catatan sipil di pusat kota Shanghai, Jumat (11/11).
Bahkan demi bisa menikah di 'hari baik' ini tak sedikit dari para pasangan muda ini yang mengantre selama beberapa jam sebelum kantor catatan sipil dibuka.
Memajukan jadwal
Tak hanya rela mengantre berjam-jam tak sedikit yang memajukan jadwal pernikahannya demi mendapatkan hari baik ini.
Salah satu yang memajukan jadwal pernikahannya adalah Li Xue, 26, seorang manajer hotel yang sebenarnya baru akan menikah tahun depan.
"Kami akan menihak di hari yang memiliki enam angka satu. Kami tak lagi menjadi lajang di hari yang hanya terjadi sekali sepanjang abad ini," katanya kepada AFP.
Di Shanghai saja, tercatat 3.300 pasangan yang mendaftarkan pernikahan pada 11-11-11 namun jumlah itu bertambah karena banyak yang langsung datang tanpa mendaftarkan diri terlebih dulu.





























