Presiden Tunisia Zine al-Abidine Ben Ali mundur setelah kerusuhan anti pemerintah.
Keterangan gambar, Presiden Zine al-Abidine Ben Ali telah mundur setelah ribuan orang turun ke jalan menuntut pengunduran dirinya.
Keterangan gambar, Dalam perkembangan yang sangat cepat, PM Mohammed Ghannouchi lewat televisi negara mengatakan mengambil alih kekuasaan.
Keterangan gambar, Asap hitam mengangkasa di ibukota Tunisia ketika demonstran bentrok dengan polisi anti huru hara setelah berminggu-minggu melakukan protes atas korupsi yang meraja lela, pengangguran dan inflasi.
Keterangan gambar, Para pengunjuk rasa menumpahkan kekesalan mereka kepada polisi yang menembakkan gas air mata dan menggunakan pentungan untuk membubarkan mereka.
Keterangan gambar, Para pengunjuk rasa menguasai kementrian dalam negeri, salah satu simbol kekuasaan Presiden Ben Ali, dan menuntut pengunduran dirinya dengan segera. Ben Ali sempat menawarkan konsesi untuk tidak akan mencalonkan diri pada pemilu 2014.
Keterangan gambar, Dengan tekanan semakin kuat, Ben Ali yang sudah berkuasa sejak 1987 membubarkan pemerintahan sebelum akhirnya mundur.
Keterangan gambar, Walau kebanyakan protes berjalan damai, bentrok terjadi di sana sini, sehingga pemerintah memutuskan diterapkannya keadaan darurat.
Keterangan gambar, Seorang tentara meminta pengunjuk rasa untuk mundur dengan damai.
Keterangan gambar, Perkembangan situasi yang sangat cepat di Tunisia dan gambar akan adanya kekerasan menggetarkan negara-negara Arab lainnya.