Pemakaman korban demonstrasi di Bahrain

Puluhan ribu orang di Bahrain menghadiri pemakaman tiga pengunjuk rasa yang tewas saat aparat membersihkan demonstran prodemokrasi.

Suasana pemakaman Ali Massour Khodier
Keterangan gambar, Sanak saudara Ali Massour Khodier, 62 tahun, yang tewas dalam bentrokan antara kelompok demonstran antipemerintah Bahrain dan polisi huruhara, Kamis (17/2) membawa foto Khodier dalam prosesi pemakaman di Desa Sitra, Bahrain, Jumat (18/2).
Suasana pemakaman Ali Massour Khodier
Keterangan gambar, Pemakaman Ali Massour Khodier juga dihadiri oleh sejumlah kerabat perempuan di Desa Sitra, sebelah selatan ibukota Bahrain, Manama. Mayoritas penduduk Bahrain adalah Muslim Shiah tetapi diperintah oleh minoritas Sunni.
Suasana pemakaman Mahmoud Maki Abu Taki
Keterangan gambar, Sanak saudara dan teman Mahmoud Maki Abu Taki mengantarkan jenazah pemuda yang tewas dalam bentrok antara pengunjuk rasa dan pasukan pemerintah di Manama. Korban tewas mencapai empat orang dan tiga jenazah dikuburkan Jumat ini.
Suasana pemakaman Mahmoud Maki Abu Taki
Keterangan gambar, Sebelum dimakamkan jenazah Mahmoud Maki Abu Taki, 22 tahun, disholatkan dulu. Pemakaman juga diadakan di Desa Sitra. Peti jenazah ditutupi dengan bendera Bahrain berwarna merah dan putih.
Suasana pemakaman Mahmoud Maki Abu Taki
Keterangan gambar, Kawan-kawan Mahmoud Maki Abu Taki menangis sambil memegang fotonya. Sebagian dari warga yang berkabung mengatakan mereka siap menyusul para korban demi mewujudkan perubahan.
Ibukota Bahrain, Manama
Keterangan gambar, Kendaraan militer Bahrain menduduki Lapangan Mutiara yang kini dikelilingi kawat berduri. Tank-tank juga ditempatkan di sejumlah lokasi strategis lainnya di Manama.
Ibukota Bahrain, Manama
Keterangan gambar, Kementerian dalam negeri Bahrain mengatakan tentara akan menempuh semua langkah yang diperlukan guna menjaga keamanan dan kestabilan. Sejumlah negara Barat meminta Bahrain menahan diri dalam menghadapi demonstran.