Perkawinan massal di Jakarta

Sebanyak 4.541 pasangan dari berbagai agama ikut dalam perkawinan massal yang digelar oleh Pemda DKI Jakarta untuk fakir miskin di Istora Senayan.

Perkawinan massal di Istora Senayan, Jakarta, 19 Juli 2011.
Keterangan gambar, Perkawinan massal berlangsung di Istora Senayan, Jakarta 19 Juli, untuk kaum kelompok yang tidak mampu membayar biaya administrasi di catatan sipil.
Perkawinan massal di Istora Senayan, Jakarta, 19 Juli 2011.
Keterangan gambar, Sebanyak 4.541 pasangan mengikuti perkawinan massal yang digelar oleh Pemda DKI Jakarta dan mereka mendapat surat kawin gratis.
Salfiah, 53 tahun, dan suaminya, Juned, 56 tahun.
Keterangan gambar, Salfiah, 53 tahun, dan suaminya, Juned, 56 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak ikut dalam perkawinan massal.
Perkawinan massal di Istora Senayan, Jakarta, 19 Juli 2011.
Keterangan gambar, Perkawinan massal di Istora Senayan 19 Juli merupakan yang terbesar di Indonesia sejauh ini.
Perkawinan massal di Jakarta
Keterangan gambar, Perkawinan massal ini terbuka untuk pasangan berusia 16 tahun ke atas dan yang tertua berusia 86 tahun.
Pengantin perempuan memotret dirinya sendiri dengan telepon genggam
Keterangan gambar, Seorang pengantin perempuan yang mengenakan pakaian daerah memotret diri saat acara berlangsung.
Perkawinan massal di Jakarta
Keterangan gambar, Sejumlah pasangan muda memilih untuk tidak mengenakan pakaian traidisonal daerah mereka.
Perkawinan massal di Jakarta
Keterangan gambar, Sebagian dari pasangan yang ikut sudah menikah secara agama dan bahkan mempunyai anak namun mereka belum memiliki surat kawin karena tidak mampu membayar biaya administrasi.
Perkawinan massal di Jakarta
Keterangan gambar, Pasangan yang mengenakan pakaian dearh Bali ikut ambil bagian dalam perkawinan massal yang diikuti oleh pasangan dari berbagai agama, seperti Islam, Kristen, Katolik, Budha, maupun Hindu.