Libia pasca kematian Kolonel Gaddafi

Warga Libia menunggu giliran untuk melihat jenazah mantan pemimpin yang digulingkan Muammar Gaddafi sementara pemerintah interim mengumumkan jadwal pemilu.

Warga Libia melihat jenazah Gaddafi
Keterangan gambar, Warga Libia menunggu giliran untuk melihat jenazah Muammar Gaddafi di gudang penyimpanan daging berpendingin di pinggiran kota Misrata (22/10). Sejak kemarin warga berdatangan untuk melihat jenazah Gaddafi dan putranya, Mutassim yang tewas setelah ditembak petempur pemerintah sementara.
Mustafa Abdul Jalil
Keterangan gambar, Ketua Dewan Transisi Nasional Libia Mustafa Abdul Jalil menjenguk salah seorang petempur yang dirawat di Pusat Medis Benghazi. Petempur itu mengalami luka dalam serangan memperebutkan Sirte, kota kelahiran Gaddafi.
Mahmoud Jibril
Keterangan gambar, Tidak hanya warga biasa yang ingin melihat jenazah Gaddafi. Perdana menteri sementara Libia Mahmoud Jibril juga menyaksikan jenazah mantan pemimpin Libia yang digulingkan itu.
Mahmoud Jibril
Keterangan gambar, Sehari setelah melihat jenazah Muammar Gaddafi, Mahmoud Jibril menghadiri pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia mengenai Timur Tengah di Laut Mati, Yordania (22/10). Jibril mengatakan Libia akan mengadakan pemilihan umum paling lambat delapan bulan mendatang.
Kota Sirte
Keterangan gambar, Mahmoud Jibril mengatakan sebagian besar sumber minyak di Libia telah terkuras sehingga negara itu memerlukan sumber-sumber lain untuk menopang pembangunan kembali. Banyak kota luluh lantak akibat perang seperti di kota Sirte ini.
Pria di Baghdad
Keterangan gambar, Kematian mantan pemimpin Libia yang berkuasa selama 42 tahun mengisi berbagai surat khabar di negara-negara Arab. Seorang pria di Irak ini membaca koran di Banghdad, dua hari setelah Gaddafi tewas.
Pengendara sepeda di Yaman
Keterangan gambar, "Selamat Libia! Yaman dan Suriah akan menyusul," demikian bunyi tulisan pada punggung pengendara sepeda motor di Lapangan Taghyeer. Lapangan di ibukota Yaman, Sanaa itu diduduki pengunjuk rasa yang menuntut pengunduran diri Presiden Ali Abullah Saleh.