Pertarungan dua faksi garis keras Iran

Iran menggelar pemilihan parlemen pertama sejak pemilihan presiden tiga tahun lalu yang hasilnya dipermasalahkan. Kursi-kursi parlemen diperebutkan oleh dua faksi garis keras.

Warga Iran
Keterangan gambar, Para pemilih mengantre di tempat-tempat pemungutan suara yang dibuka sejak pagi waktu setempat (2/3). Lebih dari 48 juta warga Iran mempunyai hak pilih.
Sepasang suami istri Iran
Keterangan gambar, Pasangan suami istri ini mencoblos di salah satu tempat pemungutan suara di ibukota, Teheran. Panitia menyediakan 47.000 TPS di selurun negeri untuk pemilihan parlemen kali ini.
Gereja di Iran
Keterangan gambar, Panitia membuka TPS di berbagai fasilitas umum seperti gereja, masjid dan balai kota. Jumlah kursi parlemen yang diperebutkan sebanyak 290.
Warga Iran keturunan Yahudi
Keterangan gambar, Pihak berwenang menyerukan kepada pemilih dari berbagai lapisan dan golongan untuk menggunakan hak suara. Mereka juga memasang poster berisi peringatan bila jumlah pemilih yang menggunakan haknya sedikit maka akan semakin mudah bagi kekuatan asing untuk melancarkan serangan ke Iran.
Petugas TPS
Keterangan gambar, Partai oposisi memboikot pemilihan parlemen karena banyak pemimpin senior oposisi berada di balik penjara atau dikenai larangan mengikuti pemilihan.
Perempuan Iran
Keterangan gambar, Pemilihan parlemen Iran kali ini dipandang sebagai pertarungan antara dua kubu konservatif; faksi yang dekat dengan pemimpin spiritual Ayatollah Ali Khamenei dan faksi pendukung Presiden Mahmoud Ahmadinejad.
Ayatollah Ali Khamenei
Keterangan gambar, Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melambaikan tangan sebelum memberikan suara di TPS Teheran. Hasil pemilihan parlemen akan ditetapkan oleh Dewan Garda.