Warga Banda Aceh panik akibat gempa

Gempa berkekuatan 8,5 dan peringatan tsunami membuat warga Banda Aceh ke luar dari rumah masing-masing, namun dilaporkan tidak ada korban jiwa.

Warga Banda Aceh ke luar dari rumahnya
Keterangan gambar, Gempa yang melanda kawasan pantai Barat Sumatra dengan kekuatan sekitar 8,5 pada skala Richter membuat sejumlah warga Banda Aceh panik dan berlari ke luar rumah.
Warga Banda Aceh berbondong-bondong menuju tempat yang lebih tinggi
Keterangan gambar, Peringatan tsunami dikeluarkan setelah gempa dan sejumlah besar orang menggunakan kendaraan bermotor menuju ke kawasan yang lebih tinggi.
Warga Banda Aceh yang panik karena gempa
Keterangan gambar, Kepanikan melanda warga Banda Aceh, yang dilanda gempa dan tsunami besar pada tahun 2004 dengan korban jiwa mencapai sekitar 200.000 orang.
Warga Gempa Aceh ke luar dari rumah masing-masing
Keterangan gambar, Badan Penanggulanan Bencana Nasional di Jakarta tidak mendeteksi turunnya permukaan air laut di pantai yang biasanya mendahului gelombang tsunami, namun masyrakat diminta tetap waspada.
Warga berkumpul di Masjid Baiturrahman, Banda Aceh.
Keterangan gambar, Warga berkumpul di Masjid Baiturahman Banda Aceh, sementara di Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono -usai bertemu Perdana Menteri Inggris, David Cameron- mendapat laporan dari lapangan dan menegaskan tidak ada kerusakan berat dan belum ada korban jiwa.
Warga berkumpul di Masjid Baiturrahman, Banda Aceh.
Keterangan gambar, Badan Geologi Amerika Serikat mencatat gempa terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat dengan pusat gempa sekitar 30 km di lepas pantai Banda Aceh dengan kedalaman 400 km di bawah dasar laut.