Nico Hulkenberg tercepat dalam uji coba kedua

Nico Hulkenberg dari Force India.

Sumber gambar, All Sports

Keterangan gambar, Nico Hulkenberg dari Force India mencatat waktu lebih baik dari juara bertahan Sebastian Vettel.

Pembalap Tim Force India, Nico Hulkenberg, berhasil mencatat waktu tercepat dalam uji coba Formula 1 pada hari kedua di sirkuit de Catalunya Barcelona, Spanyol.

Dia mengalahkan juara bertahan F1, Sebastian Vettel, yang pada hari pertama menjadi pembalap terkencang namun hanya menduduki tempat ketiga.

Tempat kedua dipegang oleh pembalap Tim Sauber, Sergio Perez, sekitar 0,040 detik di belakang Hulkenberg.

Hulkenberg dan Perez sama-sama menggunakan jenis ban yang 'amat lunak' sedangkan Vettel dengan ban 'lunak'.

Pembalap Ferrari, Fernando Alonso, mencatat waktu tercepat ke empat atau satu tingkat lebih baik dibanding catatannya Rabu kemarin.

Sedangkan pembalap McLaren, Lewis Hamilton, berada di posisi enam namun menegaskan amat positif dengan mobil barunya.

"Mobilnya amat baik dalam belokan dengan kecepatan tinggi. Saya kira dasar dari mobil kami lebih tinggi dibanding tahun lalu dan lebih baik secara keseluruhan untuk kecepatan tinggi," tuturnya.

Sepuluh tim

Keberhasilan Hulkenberg dan Perez -yang bukan berasal dari tim utama- sebagai dua pembalap tercepat dalam uji coba bisa menjadi salah satu petunjuk persaingan yang bisa jadi akan lebih ketat dalam musim balap 2012.

Dalam sesi uji coba pertama dua pekan lalu di sirkuit Jerez, Spanyol, Vettel tampaknya memang masih akan tetap mendominasi namun uji coba di Barcelona dan memperlihatkan tim-tim lain tidak bisa langsung diabaikan begitu saja.

Sepuluh dari 12 tim ikut dalam uji coba hingga Jumat (24/02) menjelang musim balapan yang akan dimulai pada tanggal 18 Maret di Australia.

Sembilan tim menggunakan mobil yang diproduksi pada tahun 2012, kecual Marussia yang baru menggunakan mobil terbarunya pada uji coba tanggal 1 Maret nanti.

Tim Lotus -yang tahun lalu menggunakan nama Renault- tidak bisa ikut uji coba karena menghadapi masalah besar terkait masalah mobil sedangkan mobil Tim HRT belum memenuhi standar uji kecelakaan.