Erick Thohir Menpora Baru: Dari Pemilik Inter Milan hingga Ketua PSSI, Siap Benahi Olahraga Nasional?
Erick Thohir resmi menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baru. Penunjukan ini menandai komitmen kuat pemerintah untuk merevitalisasi sektor olahraga dan kepemudaan di Indonesia. Erick Thohir resmi dilantik pada Rabu, 17 September, menggantikan Dito Ariotedjo.
Sosok yang dikenal sebagai pengusaha dengan jaringan luas di dunia olahraga global ini diharapkan membawa angin segar. Ia memiliki rekam jejak mumpuni, termasuk sebagai Ketua Umum PSSI dan mantan pemilik klub sepak bola internasional. Pengalaman ini menjadi modal penting dalam mengemban tugas barunya.
Analis dan anggota parlemen menyambut baik keputusan ini, melihat Thohir sebagai pilihan kuat. Mereka percaya keahliannya dapat mengatasi berbagai tantangan di kementerian. Kini, harapan besar tertumpu pada pundaknya untuk memajukan olahraga nasional.
Pengalaman Luas Erick Thohir di Dunia Olahraga
Erick Thohir bukanlah nama baru di kancah olahraga, baik nasional maupun internasional. Ia memiliki pengalaman yang sangat luas, mulai dari bola basket hingga sepak bola, serta memimpin sukses Asian Games 2018. Pengalaman ini dipandang akan memuluskan transisinya ke Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Sebelum menjabat Menpora, Erick Thohir telah lama berkecimpung di dunia sepak bola. Ia kini menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan sebelumnya pernah memiliki klub raksasa Italia, Inter Milan. Selain itu, ia juga pernah menjadi pemilik klub AS DC United dan kini memiliki klub Inggris Oxford United.
Keberhasilannya memimpin Komite Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) juga menjadi bukti kapabilitasnya. Ajang olahraga terbesar di Asia tersebut sukses digelar di bawah kepemimpinannya, menuai banyak pujian. Reputasi kuat di olahraga internasional ini menjadi modal berharga bagi Erick Thohir.
Tantangan dan Harapan untuk Kemajuan Olahraga Nasional
Meskipun memiliki segudang pengalaman, Erick Thohir menghadapi sejumlah tantangan besar sebagai Menpora. Analis olahraga Erwin Fitriansya mengingatkan pentingnya memberikan perhatian merata kepada semua cabang olahraga. Selain itu, potensi konflik kepentingan harus dikelola dengan sangat hati-hati, terutama terkait jabatannya di PSSI.
Lalu Hadrian Irfani, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, menekankan urgensi implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional melalui pengembangan atlet yang inklusif. Irfani menegaskan bahwa pengembangan atlet tidak boleh memihak pada cabang olahraga tertentu.
Selain itu, penguatan program kepemudaan juga menjadi fokus utama untuk mempersiapkan "Generasi Emas" Indonesia. Irfani berharap Erick Thohir dapat membawa kreativitas, inovasi, dan inisiatif berani. Hal ini sangat penting mengingat keterbatasan anggaran yang mungkin dihadapi kementerian.
Dukungan Internasional dan Visi Erick Thohir
Penunjukan Erick Thohir sebagai Menpora juga mendapat sambutan positif dari dunia internasional. Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara langsung menyampaikan ucapan selamat melalui media sosial. Infantino memuji kepemimpinan efektif Thohir selama menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.
Dalam unggahan Instagram-nya, Infantino menulis, "Selamat yang tulus kepada @erickthohir atas penunjukannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia yang baru." Ia juga menambahkan bahwa Thohir akan membawa visi dan kapabilitas yang luar biasa untuk peran ini. Dukungan ini menunjukkan pengakuan atas rekam jejak Thohir di level global.
Infantino berharap Erick Thohir dapat terus mempromosikan olahraga dan memperkenalkan sepak bola kepada setiap anak di Indonesia. Harapan ini sejalan dengan visi Thohir untuk memajukan olahraga nasional secara menyeluruh. Dengan dukungan ini, langkah Erick Thohir diharapkan semakin mantap dalam memimpin kementerian.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5158422/original/012721900_1741665141-kata-kata-untuk-stop-bullying.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475190/original/073855700_1768554990-TPA_Benowo_mengubah_sampah_menjadi_energi_listrik.jpeg)























